Rasul Mencium Telapak Tangan Tukang Kayu

Loading

Tukang kayu itu selalu menyembunyikan tangannya jika bersalaman dengan Rasulullah Saw.

Download Ebook dengan Donasi Infaq

Pesan Ebook: 0815 6148 165

Download full ebook dengan donasi "52 Kisah Terbaik Nabi Muhammad Penuh Hikmah Teladan" karya Kak Nurul Ihsan (ebookanak.com).
Download full ebook dengan donasi “52 Kisah Terbaik Nabi Muhammad Penuh Hikmah Teladan” karya Kak Nurul Ihsan (ebookanak.com).

Ada seorang sahabat Rasulullah Saw. seorang tukang kayu.

Tukang kayu itu selalu menyembunyikan tangannya jika bersalaman dengan Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw. keheranan dan langsung menegur tukang kayu itu.

“Ya, Rasullullah. Aku mohon maaf,” kata tukang kayu itu.

“Hal itu terpaksa aku lakukan karena aku malu.”

“Aku cuma seorang tukang Kayu. Tanganku ini kasar dan tidak halus seperti tangan engkau dan para sahabat lainnya,” jelas tukang kayu itu sedih.

Lalu Rasulullah Saw. memegang tangan tukang kayu itu dan tiba-tiba menciumnya dengan penuh kasih sayang.

“Justru tangan ini yang akan menyelamatkanmu dari jilatan api neraka,” jelas Rasulullah Saw.

Baca juga:  Rasulullah, Nabi yang Suka Bekerja Keras

Tukang kayu itu pun terharu bercampur gembira.

Seorang Rasul pemimpin umat mau mencium tangan seorang tukang kayu.

Subhanallah.

Betapa mulia akhlak Rasulullah Saw.

Keutamaan Bekerja Keras

  • Termasuk sifat mulia para nabi dan rasul.
  • Bekerja adalah kewajiban.
  • Laki-laki yang mencari nafkah mendapat pahala seperti seorang mujahid.
  • Memelihara kemuliaan sebagai manusia.
  • Kedudukannya sejajar dengan para syuhada.
  • Tidak bekerja adalah sifat setan.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Naskah: Kak Nurul Ihsan
  • Ilustrasi: Uci Ahmad Sanusi
  • Desain layout: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Smart Books, Bandung, Indonesia
  • Copyright/hak cipta: Nurul Ihsan

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ebook panduan pertama anak puasa ramadhan