Bagaimana Cara Allah Membakar Kota Hijir hingga Musnah?
- Updated: Agustus 3, 2026
![]()

Setelah kejadian itu, Nabi Shaleh dan pengikutnya segera hijrah ke tempat lain.
Tak lama kemudian azab Allah datang kepada kaum Tsamud.
Allah menurunkan penyakit menjijikan, gunung bergetar dahsyat, dan tanah bergoyang bagaikan ombak lautan.
Gedung-gedung hancur, kota porak-poranda, dan kaum Tsamud lari tunggang.
Di balik awan pekat Allah membakar kota Hijir dengan sambaran lidah api yang besar.
Kaum Tsamud pun musnah tak tersisa.
25 Tanya Jawab Menarik: Kisah Azab Kaum Tsamud dan Kota Hijir yang Musnah
Pernahkah Anda membayangkan sebuah peradaban maju dengan istana megah yang terukir di gunung, musnah dalam sekejap?
Kisah ini bukanlah dongeng. Ini adalah peringatan nyata dari Al-Qur'an tentang kaum Tsamud, sebuah bangsa yang sombong mendustakan Nabi Shaleh 'alaihissalam dan akhirnya dibinasakan Allah dengan azab yang dahsyat. Kota Hijir, yang kini dikenal sebagai Mada'in Shaleh, menyimpan puing-puing kehancuran yang menjadi pelajaran abadi bagi umat manusia.
🔍 Pertanyaan & Jawaban
1. Siapa sebenarnya kaum Tsamud dan di mana mereka tinggal?
Kaum Tsamud adalah sebuah bangsa kuno yang hidup setelah kaum 'Ad . Mereka mendiami wilayah bernama Al-Hijr, sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dan Syam , yang kini berada di kawasan Al-Ula, Arab Saudi . Wilayah ini dulu dihuni oleh sebuah peradaban yang sangat maju. Mereka memiliki keahlian luar biasa dalam memahat gunung-gunung batu untuk dijadikan rumah dan istana . Bekas peninggalan mereka masih dapat disaksikan hingga hari ini sebagai situs warisan dunia .
2. Apa pesan utama yang dibawa Nabi Shaleh kepada kaum Tsamud?
Nabi Shaleh diutus Allah untuk menyeru kaumnya agar menyembah Allah semata dan meninggalkan penyembahan berhala . Beliau menegaskan, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya" . Inti dakwahnya adalah tauhidโmengesakan Allahโdan mengajak mereka bertakwa dan memohon ampun atas dosa-dosa mereka .
3. Mengapa kaum Tsamud menolak ajakan Nabi Shaleh?
Mereka menolak dengan sombong, meragukan kenabiannya, dan bahkan menantangnya untuk mendatangkan bukti . Kesombongan ini berasal dari kekuasaan dan kemakmuran yang mereka miliki. Pemuka-pemuka mereka yang kaya dan berkuasa sangat berat untuk mengikuti ajaran yang dianggap menghalangi hawa nafsu mereka .
4. Apa mukjizat yang diberikan Allah untuk membuktikan kenabian Shaleh?
Sebagai bukti kenabian, Allah mengeluarkan seekor unta betina dari batu karang yang besar atas permintaan kaum Tsamud . Ini adalah mukjizat yang sangat dahsyat: unta itu hidup, besar, dan gemuk, benar-benar keluar dari bebatuan tandus di hadapan mereka .
5. Bagaimana aturan tentang unta betina dan air tersebut?
Air di daerah itu sangat terbatas. Nabi Shaleh mengatur agar hak minum dibagi secara bergantian: satu hari untuk unta betina, dan satu hari untuk seluruh kaum Tsamud dan hewan ternak mereka . Ini adalah peringatan sekaligus ujian kesabaran bagi mereka.
6. Apa larangan tegas terkait unta betina itu?
Nabi Shaleh melarang kaum Tsamud untuk mengganggu atau menyakiti unta betina tersebut. Beliau memperingatkan, "...dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat" (QS Hud ayat 64) .
7. Bagaimana kelanjutan nasib unta betina tersebut?
Daripada taat dan mengambil pelajaran, kaum Tsamud justru memutuskan untuk menyembelih unta tersebut. Mereka menganggapnya sebagai gangguan dan dengan angkuh melanggar perintah Nabi Shaleh . Perbuatan ini adalah puncak kedurhakaan yang menandai kehancuran mereka.
8. Siapa dalang utama di balik penyembelihan unta tersebut?
Penyembelihan itu dipicu oleh dua wanita dari kalangan mereka, Unaizah binti Ganam dan Sadaqah binti Al-Muhayya, yang menyediakan hadiah bagi siapa saja yang berani membunuh unta tersebut. Eksekutor utamanya adalah Qidar bin Salif, yang dibantu oleh delapan orang lainnya .
9. Berapa lama tenggat waktu yang diberikan sebelum azab turun?
Setelah unta itu disembelih, Nabi Shaleh memberikan penangguhan selama tiga hari. Beliau berkata: "Bersukarialah kalian di rumah kalian selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan" (QS Hud: 65) . Tiga hari itu adalah masa istirahat terakhir bagi mereka.
10. Apa tanda-tanda yang terjadi dalam tiga hari penangguhan itu?
Pada hari pertama, wajah mereka berubah menjadi kuning; hari kedua, menjadi merah; dan hari ketiga, menjadi hitam. Ini adalah tanda-tanda peringatan yang jelas, tetapi mereka tetap keras kepala dan menantang azab . Ini seperti peringatan visual yang semakin hari semakin menguat.
11. Mengapa kaum Tsamud disebut "Ashabul Hijr" (penduduk Hijr)?
Istilah "Ashabul Hijr" merujuk kepada mereka karena mendiami kota Al-Hijr. Dalam Al-Qur'an, Surah Al-Hijr (surah ke-15) dinamai berdasarkan kisah mereka yang tercatat dalam ayat 80-84 .
12. Selain Al-Hijr, di mana lagi kaum ini disebut dalam Al-Qur'an?
Kisah kaum Tsamud disebutkan di banyak tempat, salah satunya Surah Al-A'raf ayat 73-79 dan Surah Hud ayat 61-68. Secara total, nama "Tsamud" disebutkan sebanyak 23 kali dalam Al-Qur'an .
13. Bagaimana gambaran azab yang menimpa mereka?
Azab Allah datang dalam bentuk suara keras yang mengguntur (shaihah) dan gempa bumi yang dahsyat. Secara simultan, guncangan dari bawah dan teriakan dari langit merenggut nyawa mereka seketika di pagi hari . Mereka mati bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka .
14. Apakah hanya satu jenis azab yang menimpa mereka?
Menurut beberapa tafsir, azab itu mencakup kombinasi: petir yang dahsyat, gempa yang mengguncang bumi, dan gunung berapi. Gambaran "lidah api yang besar" dan "gunung-gunung bergoyang" menunjukkan dahsyatnya kehancuran yang merata . Ini adalah azab yang sempurna.
15. Bagaimana kondisi fisik kota Hijir setelah azab?
Kota Hijir hancur lebur dan porak-poranda. Gedung-gedung yang dulu megah runtuh menimpa penghuninya. Mayat-mayat mereka bergelimpangan, dan tidak ada seorang pun yang selamat dari kalangan yang mendustakan Nabi Shaleh .
16. Ke mana Nabi Shaleh dan para pengikutnya pergi?
Nabi Shaleh dan 110 pengikutnya yang beriman tidak tertimpa azab. Mereka telah diperintahkan untuk hijrah meninggalkan kota sebelum azab turun. Mereka selamat dan pergi ke tempat lain . Ini adalah bukti bahwa azab hanya menimpa orang-orang yang zalim.
17. Mengapa Nabi Muhammad melarang sahabatnya memasuki Al-Hijr?
Dalam perjalanan Perang Tabuk, Nabi Muhammad ๏ทบ melarang para sahabat memasuki wilayah Al-Hijr. Beliau berkata, "Janganlah kalian memasuki tempat tinggal kaum yang telah diazab, melainkan kalian dalam keadaan menangis. Jika kalian tidak dapat menangis, maka berpura-pura menangislah, karena dikhawatirkan kalian akan tertimpa apa yang telah menimpa mereka" (HR Bukhari dan Muslim) .
18. Mengapa perintah itu penting? Apa pelajaran dari larangan tersebut?
Larangan itu adalah bentuk perlindungan dan pelajaran. Memasuki tempat yang pernah diazab tanpa rasa takut dan merenung bisa jadi merupakan bentuk kelalaian. Menangis di sini adalah ungkapan takut kepada Allah dan mengambil pelajaran dari kehancuran yang terjadi .
19. Apakah peninggalan kaum Tsamud masih ada hingga kini?
Ya, peninggalan berupa rumah-rumah yang dipahat di gunung batu masih ada dan menjadi situs arkeologi terkenal bernama Mada'in Shaleh yang masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO . Meski bangunan fisiknya masih ada, tapi itu adalah saksi bisu kebinasaan mereka.
20. Mengapa kota itu dulunya dihindari, tetapi kini menjadi tempat wisata?
Dahulu, Al-Ula dihindari oleh umat Islam karena sejarah tragisnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Arab Saudi mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi pariwisata mewah sebagai bagian dari Visi 2030 . Ini menarik bagi wisatawan, namun sejarahnya tetap menjadi pelajaran.
21. Apa inti pelajaran terbesar dari kisah kaum Tsamud?
Kisah ini mengajarkan bahwa kesombongan, kekufuran, dan penolakan terhadap kebenaran akan berakhir dengan kehancuran. Mereka memiliki kekuatan dan peradaban megah (memahat gunung), namun itu semua tidak bisa menolong mereka dari azab Allah . Hanya iman dan ketaatan yang menyelamatkan.
22. Bagaimana kita bisa mengambil hikmah tanpa mengulangi dosa mereka?
Kita diajarkan untuk tidak sombong dan angkuh. Saat kita melihat peninggalan kaum Tsamud, kita harus merenung, menangis, dan merasa takut. Kita harus menggunakan akal untuk melihat kekuasaan Allah di masa lalu sebagai peringatan untuk masa kini .
23. Mengapa Al-Qur'an mengabadikan kisah mereka?
Al-Qur'an mengabadikan kisah kaum Tsamud sebagai pelajaran abadi bagi orang-orang yang berakal. Firman Allah, "Maka itulah rumah-rumah mereka dalam keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi kaum yang mengetahui" (QS An-Naml: 52) .
24. Bagaimana cara meneladani sikap Nabi Shaleh dalam dakwah?
Nabi Shaleh adalah teladan dalam kesabaran dan kelembutan. Beliau terus menyeru kaumnya dengan bijaksana, memberikan peringatan dengan jelas, dan tetap istiqomah meski dihina. Beliau tidak pernah membalas kejahatan dengan kebencian, tetapi terus mengingatkan mereka kepada kebenaran .
25. Bagaimana cara menjaga iman agar tidak menyimpang seperti mereka?
Kita harus selalu berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, menjauhi sikap sombong, dan senantiasa memohon petunjuk kepada Allah. Jangan pernah menyepelekan peringatan-Nya dan jangan menganggap remeh dosa-dosa kecil .
📚 Daftar Sumber Ayat dan Hadits
- QS Al-A'raf (7): 73ย - Tentang unta betina Allah sebagai mukjizat bagi kaum Tsamudย .
- QS Hud (11): 64-68ย - Tentang peringatan dan azab bagi kaum Tsamudย .
- QS Al-Hijr (15): 80-84ย - Tentang kehancuran penduduk Al-Hijrย .
- QS An-Naml (27): 52ย - Tentang runtuhnya rumah-rumah kaum Tsamud sebagai pelajaranย .
- QS Al-Qamar (54): 29-31ย - Tentang kesaksian para pelaku pembunuhan unta dan azabย .
- Hadits Riwayat Bukhari dan Muslimย - Tentang larangan memasuki tempat kaum Tsamudย .
Cara Download File PDF Buku Anak Digital (Ebook Anak)
- Semua buku anak digital (ebook anak) GRATIS DIBACA ONLINE?(free online)?di?katabaca.com?dan?ebookanak.com?.
- Untuk mendapatkan semua file PDF?(Portable Document Format) buku anak digital tersebut, bisa mengikuti program Donasi Infaq Download Buku Anak Digital (ebook anak).
- File PDF buku anak digital (ebook anak) dikirim dari redaksi?ebookanak.com?dan?katabaca.com?ke alamat email donatur untuk didownload.
- Setiap judul buku anak digital (ebook anak) dibuat dalam versi lengkap: full ebook, cover buku, seluruh halaman isi, dari halaman awal sampai halaman akhir.
- File PDF buku anak digital (ebook anak) bisa dibaca secara?off line?di komputer/desktop, smartphone, tablet, atau laptop dan filenya bisa diprint dalam bentuk?hardcopy.
- Nominal donasi infaq download buku anak digital (ebook anak):
- Download Paket 300 judul buku anak digital dengan donasi infaq Rp 500.000.
- Download Paket 175 judul buku anak digital donasi infaq Rp 400.000
- Download Paket 125 judul buku anak digital donasi infaq Rp 300.000
- Download Paket 75 judul buku anak digital donasi infaq Rp 200.000
- Dowload Paket 25 judul buku anak digital donasi infaq Rp 100.000
- Download Paket 10 judul buku anak digital donasi infaq Rp 50.000
- Download 1 judul buku anak digital donasi infaq Rp 10.000
- Dana donasi infak disumbangkan seluruhnya untuk mendukung?Gerakan Indonesia Berbagi 1 juta Buku Anak Digital Read Online Free?di?www.katabaca.com?dan?www.ebookanak.com.
- Daftar judul buku digital anak (ebook) dapat dilihat di:
- Kirim pemesanan buku anak digital (ebook), alamat email donatur, dan konfirmasi bukti transfer donasi infaq ke: WA 0815 6148 165 atau email: cbmagency25@gmail.com
- File PDF buku anak digital (ebook anak) dikirim 1 x 24 jam, terhitung sejak konfirmasi bukti transfer donasi infaq diterima redaksi.
- Donasi infaq ditransfer ke salah satu nomor rekening milik Yayasan Sebaca Indonesia (Sebaca Indonesia Foundation) sebagai berikut:
- Bank Mandiri, KCP Bandung Jamsostek 13112, atas nama Yayasan Sebaca Indonesia, nomor rekening: 131-00-1542858-6
- Bank Syariah Mandiri (BSM), Cabang Dago Bandung, atas nama Yayasan Sebaca Indonesia, nomor rekening: 7113717337
- Bank Central Asia (BCA), Cabang Dago Bandung, atas nama Rahayu Ummi Farida, nomor rekening: 7770520708
- Bank BRI, Unit Suci AH. Nasution Bandung, atas nama Rahayu Ummi Farida, nomor rekening: 0746-01-020040-533
- Semua konten yang ada di dalam ebook ini, dilarang keras untuk diperjualbelikan atau dikomersialkan kepada pihak lain, baik secara online atau offline maupun dalam bentuk file soft copy atau hard copy.
- Hampir semua konten yang ada di?ebookanak.com?dan?katabaca.com?adalah portofolio karya asli/orisinil Nurul Ihsan bersama tim di Studio Jasa Penerbitan Buku?cbmagency.com, yang kami sumbangkan untuk kepentingan sosial, sehingga legal secara hukum, tidak ada pelanggaran hak cipta milik orang/penerbit/institusi lain.




















































