Kukang Mencerna Makanan Selama Sebulan

Loading

Kukang Mencerna Makanan Selama Sebulan
  • Kukang atau sloth adalah hewan primata yang paling lama mencerna makanannya.
  • Kukang makan daun dan buah di malam hari, kemudian makanan itu harus dicerna selama hampir sebulan lamanya.
  • Kukang sangat pemalas dan bergerak lambat.
  • Saking malasnya, kukang tidur sampai 20 jam seharian dan hampir tidak bergerak sama sekali.
  • Sebagian besar hidup kukang dihabiskan di atas pohon, dan baru turun dari pohon untuk buang air sekitar 2-3 minggu sekali.
  • Kukang bisa tidur dengan posisi tubuh bergelantung di atas pohon.
  • Meski pemalas, kukang masih bisa menjaga kebersihan karena ia masih mau mengubur kotorannya di bawah pohon yang ditinggalinya.
  • Bobot tubuh kukang 300-1500 gram dengan panjang tubuh dewasa 19-30 cm.
  • Kukang hidup di Indonesia, Asia, sampai Afrika.
  • Kukang senang bergantung di pohon dengan posisi kepala di bawah.
  • Bulu kukang tumbuh berlawanan arah dari perut ke punggung akibat sering bergantungan terbalik.
  • Kepala kukang kecil dan dapat diputar 270 derajat.
  • Bulu kukang kadang ditumbuhi ganggang kecil berwarna hijau, sehingga membuat kukang tersamar di antara pepohonan.
  • Kukang termasuk hewan yang aktif di malam hari, sehingga ia pun memiliki mata yang besar.
  • Kukang tidak suka minum langsung dari sumbernya, tapi ia membasahi dulu tangannya lalu menjilati air di tangannya.
  • Kukang betina akan melumuri bayinya dengan toxin yang dicampur air liurnya, agar bayinya terhindar dari santapan predator kukang.
  • Kukang akan menciumi segala sesuatu yang ditemui dan menandai dengan air urinenya.
Baca juga:  Rajawali Harpy, Rajawali Terbesar dan Terkuat

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Transmedia Pustaka (Jakarta, Indonesia)
Jasa penerbitan buku dan self publishing

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *