Ebook Anak

Hasan Al-Bashri Berguru Kepada Keluarga Rasul

 12,027,739 total views,  1,159 views today

Hasan al-Bashri dikenal sebagi ahli teologi Arab dan seorang imam atau ulama Islam termashur.

Hasan al-Bashri lahir di Madinah pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin al-Khattab, pada tahun 21 Hijrah (642 M), dua malam sebelum Khalifah Umar bin Khaththab wafat.

Semasa hidupnya, Hasan al-Bashri pernah bertemu dengan 70 orang sahabat yang ikut menyaksikan perang Badar dan 300 sahabat lainnya.

Hasan al-Bashri dikenal sebagi ahli teologi Arab dan seorang imam atau ulama Islam termashur.

Suatu ketika seorang datang kepada Anas bin Malik, salah seorang sahabat utama Rasul Saw  untuk menanyakan persoalan agama.

Anas bin Malik lalu menyarankan orang itu agar menemui Hasan Al Bashri.

Abu Qatadah, sahabat Rasulullah Saw lainnya pernah bertutur pula.

“Bergurulah pada Imam Hasan Al Bashri.”

“Aku sudah saksikan sendiri keistimewaannya.”

“Tidak ada seorang tabi’in pun yang menyerupai sahabat Rasulullah Saw selain dirinya,” kata Abu Qatadah.

Hasan al-Bashri pernah disusui oleh Ummu Salamah, salah seorang isteri Rasulullah Saw.

Hasan al-Bashri dikenal sebagai salah seorang ulama dan imam terkemuka pada masanya.

Hasan Al-Bashri tumbuh dalam rumah-rumah istri-istri Nabi.

Letak rumah mereka yang berdekatan memudahkan Hasan al-Bashri bermain dan belajar dari rumah kenabian, yang satu ke rumah kenabian yang lain.

Kemarahan Penguasa Al-Hajaj

Saat itu, Al-Hajaj ats-Tsaqofi berkuasa sebagai gubernur Irak.

Perlakuannya suka semena-mena terhadap rakyat.

Namun, tak ada seorang pun yang berani menegur, apalagi menentangnya.

Hanya Hasan Al-Bashri yang berani menegurnya.

“Kita telah melihat semua yang telah engkau bangun.”

“Kita juga telah mengetahui bahwa Fir’aun membangun istana yang lebih indah, dan lebih megah dari istana ini.”

“Tetapi Allah menghancurkan istana itu karena kedurhakaan dan kesombongannya!” kata Hasan al-Bashri pada Al-Hajaj.

Setelah mendengar teguran  itu, Al-Hajaj langsung menyuruh para pengawalnya untuk menangkap dan menghukum Hasan Al-Bashri.

Tapi apa yang terjadi?

Keajaiban tiba-tiba muncul.

Saat Hasan Bashri datang ke hadapannya.

Al-Hajaj mendadak tidak bisa memarahi dan menghukum Hasan Bashri.

Mendadak seketika amarah dan kebencian Al-Hajaj sirna.

Kesombongan dan kekejamannya hilang.

Al-Hajaj langsung menyambut Hasan Al-Bashri.

Wafatnya Hasan Al-Bashri

Hasan Al-Bashri wafat di usia 80 tahun pada malam Jum’at, awal Rajab tahun 110 H.

Pada saat pemakamannya, kota Basrah tampak sepi karena hampir seluruh penduduknya ikut mengantar kepergian jenazah Hasan Al-Basri ke tempat peristirahatannya terakhir.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *