Ebook Anak

Muhammad bin Al-Munkadir Menangis Saat Baca Al Quran

 11,760,548 total views,  84 views today

Saat itu, pasukan muslim sangat menginginkan makan dengan roti dan madu.

Muhammad bin Al-Munkadir adalah orang yang sholeh dan ahli ibadah.

Muhammad bin Al-Munkadir dikenal karena doanya mudah dikabulkan Allah Swt.

Muhammad bin Al-Munkadir masih berkerabat dekat dengan Rasulullah Saw, karena ia adalah paman Bunda Aisyah, salah seorang istri Rasulullah.

Muhammad bin Al-Munkadir dikenal amat miskin.

Muhammad bin Al-Munkadir hanya memiliki pakaian yang dipakainya saja, dan sebuah tempat tidur usang.

Tapi kemiskinannya itu tak menghalanginya untuk menjadi seorang ahli ibadah yang khusuk, bahkan Muhammad bin Al-Munkadir sering menangis setiap kali membaca Al-Qur’an.

Melepas Masa lajang

Suatu hari, Muhammad bin Al-Munkadir memimpin jamaah haji.

Namun, Muhammad bin Al-Munkadir tak memiliki sepeser pun uang untuk memberi makan para jamaah itu.

Muhammad bin Al-Munkadir pun kemudian berdoa yang diaminkan oleh para jamaahnya.

Allah Swt pun mengabulkan doa Muhammad bin Al-Munkadir.

Seorang kaya kemudian memberinya 4.000 dirham pada Muhammad bin Al-Munkadir.

Di waktu yang lain, Muhammad Al-Munkadir sedang membutuhkan uang 100 dinar untuk membayar utangnya pada sahabatnya.

Maka Muhammad bin Al-Munkadir pun pergi beri’tikaf di masjid dan berdoa dengan khusyuk.

Ketika Muhammad bin Al-Munkadir keluar masjid, ia menemukan sekantung uang sebanyak 100 dinar di dekat sandalnya.

Muhammad bin Al-Munkadir pun pernah berdoa untuk pasukan yang akan berperang. 

Saat itu, pasukan muslim sangat menginginkan makan dengan roti dan madu.

Muhammad bin Al-Munkadir pun memimpin mereka berdoa dan tak lama roti dan madu pun mereka dapatkan.

Menangis karena Takut Azab Allah SWT

Pada suatu malam, Muhammad Al-Munkadir shalat.

Saat itu terlihat Muhammad bin Al-Munkadir menangis sangat lama sehingga keluarganya merasa cemas.

Mereka bertanya kepadanya mengapa Muhammad bin Al-Munkadir menangis?

Namun, Muhammad bin Al-Munkadir tidak menjawab pertanyaan itu. 

Muhammad bin Al-Munkadir bahkan terus menangis, sehingga keluarganya menyangka, ia sedang mendapat musibah.

Hingga keluarga Muhammad bin Al-Munkadir memutuskan untuk  memanggil seorang sahabatnya, yang bernama Abu Hazim.

“Apa yang menyebabkan engkau menangis,” tanya Abu Hazim pada Muhammad bin Al-Munkadir. 

Muhammad bin Al-Munkadir menjawab, “Aku merasa takut setelah membaca Al-Qur’an yang artinya: “Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.” 

Mendengar hal itu, Abu Hazim malah ikut menangis bersamanya. 

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *