100 Tanya Jawab: Dosa Apa Saja yang Dibenci Allah (Berdasarkan Al-Qur’an & Hadis Sahih)
- Updated: April 9, 2026
![]()
Investasikan hartamu untuk akhiratmu dengan bantu ebookanak.com dan elibrary.id update konten setiap hari. Donasi KLIK DI SINI.
Inilah sebagian perbuatan dosa yang dibenci Allah:
- Melalaikan salat wajib.
- Menghalang-halangi orang lain untuk berbuat kebaikan.
- Memakan harta anak yatim.
- Memakan harta yang haram dan mengandung riba.
- Tidak menjadikan al Quran sebagai pedoman hidup.
- Suka mabuk-mabukan dan berjudi.
- Enggan berzakat dan bersedekah.
- Suka mencuri harta milik orang lain.
(Naskah dan gambar: Kak Nurul Ihsan dan Uci Ahmad Sanusi/Thursina/ebookanak.com)

100 Tanya Jawab: Dosa yang Dibenci Allah (Berdasarkan Al-Qur’an & Hadis Sahih)
Bagian 1: Konsep Dasar Dosa dan Kemurkaan Allah (Pertanyaan 1-15)
1. Apa definisi “dosa” dalam Islam?
Jawab: Dosa adalah perbuatan, perkataan, atau keyakinan yang melanggar perintah dan larangan Allah SWT. Dalam istilah syariat, dosa adalah segala sesuatu yang berakibat pada siksa Allah dan dijauhi oleh orang-orang bertakwa.
2. Apakah Allah benar-benar membenci dosa?
Jawab: Ya. Allah SWT Maha Suci, sehingga Dia membenci segala bentuk kekotoran lahir maupun batin, termasuk maksiat. Kemurkaan Allah akan turun kepada hamba-Nya yang terus-menerus bergelimang dosa tanpa tobat .
3. Apa perbedaan antara dosa besar dan dosa kecil?
Jawab: Dosa besar (kabair) adalah dosa yang diancam dengan neraka, laknat, atau hudud di dunia. Dosa kecil (saghair) adalah pelanggaran yang tidak masuk kategori besar. Namun, dosa kecil bisa menjadi besar jika dilakukan terus-menerus atau diremehkan .
4. Apakah dosa kecil tetap dibenci Allah?
Jawab: Tentu saja. Meskipun Allah Maha Pengampun, dosa kecil yang dilakukan dengan sengaja dan tanpa rasa menyesal tetap dibenci. Bahkan, menganggap remeh dosa kecil itu lebih berbahaya daripada dosa itu sendiri .
5. Bagaimana cara mengetahui suatu dosa termasuk besar atau kecil?
Jawab: Para ulama merumuskan bahwa dosa besar adalah dosa yang disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an dan Hadis sebagai penyebab masuk neraka, dikenai hadd (hukuman), atau dilaknat oleh Allah dan Rasul-Nya .
6. Amal ibadah apa yang bisa menghapus dosa kecil?
Jawab: Shalat lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, puasa Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa-dosa kecil selama seseorang menjauhi dosa besar (HR. Muslim) .
7. Apakah amalan sunnah bisa menghapus dosa besar?
Jawab: Tidak. Dosa besar hanya bisa dihapus dengan tobat nasuha (tobat yang sebenar-benarnya) dan tidak cukup dengan amalan sunnah biasa .
8. Siapa golongan manusia yang paling dimurkai Allah?
Jawab: Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW menyebut tiga golongan: (1) Orang yang melakukan pelanggaran di tanah haram (Makkah & Madinah), (2) Orang yang mencari-ciri perilaku jahiliah setelah Islam, (3) Orang yang membunuh tanpa hak .
9. Mengapa Allah membenci orang yang membunuh tanpa hak?
Jawab: Karena membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar (qishash atau fitnah) seolah-olah membunuh seluruh umat manusia (QS. Al-Maidah: 32). Ini adalah dosa besar ketiga dalam hadis Nabi .
10. Apakah dosa syirik bisa diampuni?
Jawab: Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik (mempersekutukan-Nya), dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (QS. An-Nisa: 48). Syirik hanya diampuni jika pelakunya bertaubat sebelum mati .
11. Apakah orang yang mati dalam keadaan syirik akan diampuni?
Jawab: Tidak. Jika seseorang mati dalam keadaan menyekutukan Allah (syirik akbar), maka amalannya sia-sia dan tempatnya di neraka selama-lamanya.
12. Apa itu “dosa yang terus mengalir” meski pelaku sudah mati?
Jawab: Jika seseorang meninggal namun meninggalkan sunnah buruk atau ajaran sesat yang diamalkan orang lain, ia akan terus menanggung dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa pengikutnya (HR. Muslim) .
13. Apakah seorang ulama yang berbuat dosa mendapatkan dosa berlipat?
Jawab: Ya. Karena seorang ulama adalah panutan. Jika ia bermaksiat di tempat umum atau mengajarkan keburukan, dosanya lebih besar karena menyebabkan orang lain meniru .
14. Bagaimana cara agar terhindar dari murka Allah?
Jawab: Dengan menjauhi dosa besar, segera bertaubat dari dosa kecil, istiqamah dalam ketaatan, dan tidak merasa aman dari makar Allah.
15. Apakah rasa malu bisa mencegah dosa?
Jawab: Ya. Rasulullah SAW bersabda, “Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari). Hilangnya rasa malu adalah tanda lemahnya iman dan penyebab dosa .

Bagian 2: Tujuh Dosa Besar yang Paling Dibenci (Pertanyaan 16-35)
16. Ada berapa dosa besar yang paling merusak menurut Hadis Nabi?
Jawab: Rasulullah SAW menyebutkan tujuh dosa besar yang membinasakan (al-mubiqat) dalam HR. Bukhari dan Muslim .
17. Apa dosa pertama yang paling dibenci Allah?
Jawab: Syirik (menyekutukan Allah). Yaitu menyembah sesuatu selain Allah, seperti berdoa kepada patung, kuburan, atau mempercayai adanya kekuatan yang menyamai Allah .
18. Apakah syirik hanya berarti menyembah berhala?
Jawab: Tidak. Syirik modern bisa berupa terlalu mencintai sesuatu melebihi Allah, takut kepada makhluk secara mutlak, atau meyakini ramalan bintang sebagai penentu nasib.
19. Apa dosa besar kedua yang membinasakan?
Jawab: Sihir (sihr). Mempelajari, mengajarkan, atau mempraktekkan sihir adalah perbuatan kufur. Para penyihir termasuk dalam ancaman neraka .
20. Mengapa sihir sangat dibenci Allah?
Jawab: Karena sihir pada hakikatnya adalah menyembah setan dan mengaku mengetahui hal gaib, padahal hanya Allah yang tahu gaib. Sihir juga merusak rumah tangga dan membahayakan orang lain .
21. Apa dosa besar ketiga?
Jawab: Membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan hak (qishash atau hukuman mati yang sah) .
22. Apakah aborsi termasuk membunuh jiwa yang dibenci Allah?
Jawab: Mayoritas ulama menyatakan bahwa menggugurkan kandungan setelah ditiupkannya ruh (120 hari) adalah dosa besar membunuh jiwa. Bahkan sebelumnya pun diharamkan kecuali darurat.
23. Apa dosa besar keempat?
Jawab: Memakan harta anak yatim secara zalim .
24. Mengapa Allah sangat membenci perampasan hak anak yatim?
Jawab: Karena anak yatim lemah dan tidak mampu membela diri. Memakan hartanya adalah kezaliman yang sangat tegas dilarang dalam Al-Qur’an (QS. An-Nisa: 10): “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, mereka menelan api dalam perutnya.”
25. Apa dosa besar kelima?
Jawab: Memakan riba (bunga atau usury) .
26. Apakah semua bunga bank termasuk riba?
Jawab: Mayoritas ulama kontemporer mengharamkan bunga bank konvensional karena termasuk riba yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai perbuatan yang mendapat perang dari Allah dan Rasul-Nya.
27. Apa dosa besar keenam?
Jawab: Lari dari medan perang saat berhadapan dengan musuh (bagi yang wajib berjihad) .
28. Mengapa lari dari perang termasuk dosa besar?
Jawab: Karena perbuatan ini melemahkan barisan umat Islam, menyebabkan kekalahan, dan merupakan bentuk pengecut yang mengkhianati saudara seiman.
29. Apa dosa besar ketujuh?
Jawab: Menuduh wanita mukminah yang suci berbuat zina (qadzaf) .
30. Apa hukum menuduh zina tanpa 4 saksi?
Jawab: Pelaku qadzaf wajib dijatuhi hukuman 80 kali cambuk dan persaksiannya tidak pernah diterima selamanya, kecuali jika bertaubat (QS. An-Nur: 4-5).
31. Apakah dosa besar hanya 7?
Jawab: Tidak. Imam Adz-Dzahabi dalam kitab Al-Kabair menyebutkan lebih dari 70 dosa besar. Tujuh yang disebut Nabi adalah dosa yang paling besar dan merusak .
32. Sebutkan dosa besar lainnya yang tidak termasuk 7 di atas!
Jawab: Durhaka kepada kedua orang tua (disebutkan dalam hadis lain sebagai dosa besar), zina, minum khamr, memutus silaturahmi, sumpah palsu, dan lain-lain .
33. Apakah durhaka kepada orang tua termasuk dosa yang dibenci Allah?
Jawab: Sangat dibenci. Dalam hadis riwayat Bukhari, durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar, bahkan disebut setelah syirik .
34. Mengapa durhaka kepada orang tua begitu berat dosanya?
Jawab: Karena ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua. Durhaka adalah bentuk kufur nikmat dan penghancur tatanan keluarga.
35. Apakah dosa-dosa ini bisa diampuni dengan taubat?
Jawab: Bisa. Selama nyawa masih di tenggorokan dan belum matahari terbit dari barat, Allah Maha Penerima taubat. Namun taubat dari dosa besar harus disertai dengan membayar hak-hak manusia (jika terkait dengan orang lain) .
Bagian 3: Sifat-Sifat Manusia yang Paling Dibenci Allah (Pertanyaan 36-55)
36. Sifat buruk apa yang paling dibenci Allah pada orang kaya?
Jawab: Kebakhilan (bakhil). Sifat ini melenyapkan sifat kemanusiaan karena enggan membantu orang lain, padahal Allah telah memberi kelebihan rezeki .
37. Sifat buruk apa yang dibenci pada orang miskin?
Jawab: Kesombongan. Sangat tercela jika orang miskin yang tidak memiliki kelebihan apa pun justru menyombongkan diri dan merendahkan orang lain .
38. Mengapa Allah membenci kesombongan orang miskin?
Jawab: Karena kesombongan adalah pakaian Allah (kibriya’). Tidak pantas bagi makhluk yang lemah dan butuh pertolongan untuk menyombongkan diri di hadapan manusia.
39. Sifat buruk apa yang dibenci Allah pada ulama?
Jawab: Ketamakan (tamak) terhadap harta dunia. Ulama seharusnya zuhud, namun jika mereka rakus dunia, mereka menjadi sesat dan menyesatkan .
40. Apa bahaya ketamakan ulama?
Jawab: Ulama yang tamak akan menghalalkan cara untuk mengumpulkan harta, membela penguasa zalim, dan menjual akhiratnya demi dunia. Mereka adalah “anjing-anjing neraka” sebagaimana sabda Nabi.
41. Sifat buruk apa yang dibenci Allah pada wanita?
Jawab: Hilangnya rasa malu. Jika wanita tidak memiliki rasa malu (malu berpakaian, malu berbicara kasar, malu bermaksiat), maka agamanya rusak .
42. Apa hadis tentang pentingnya malu bagi wanita?
Jawab: Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang tidak memiliki rasa malu, maka tidak ada agama padanya. Siapa saja yang tidak malu di dunia, niscaya ia tidak masuk surga” (HR. Ad-Dailami) .
43. Sifat buruk apa yang dibenci pada orang tua (kakek-kakek)?
Jawab: Cinta dunia yang berlebihan (hubbud dunya). Seharusnya orang tua lebih fokus pada akhirat, namun jika mereka masih tamak dunia, itu sangat dibenci .
44. Sifat buruk apa yang dibenci pada pemuda?
Jawab: Kemalasan (malas) dalam beramal dan beribadah. Pemuda harusnya energik dan produktif untuk akhirat .
45. Sifat buruk apa yang dibenci Allah pada penguasa?
Jawab: Kezaliman. Pemimpin yang zalim akan merusak rakyatnya. Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat .
46. Apakah penguasa yang zalim akan mendapat azab khusus?
Jawab: Ya. Hadis menyebutkan bahwa sebaik-baik jihad adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa zalim. Sedangkan penguasa zalim akan dimasukkan ke neraka yang paling panas.
47. Sifat buruk apa yang dibenci pada tentara?
Jawab: Rasa takut yang berlebihan kepada musuh. Keberanian adalah syarat jihad, dan takut yang melumpuhkan adalah tercela .
48. Sifat buruk apa yang dibenci pada orang zuhud?
Jawab: Ujub (bangga diri). Merasa diri paling zuhud, paling wara’, dan merendahkan orang lain yang hidup biasa .
49. Sifat buruk apa yang dibenci pada ahli ibadah?
Jawab: Riya’ (pamer ibadah). Ibadah yang dilakukan agar dilihat manusia akan menghapus pahala. Riya’ adalah syirik kecil .
50. Apa perbedaan riya’ dan ujub?
Jawab: Riya’ adalah melakukan ibadah agar dilihat orang lain. Ujub adalah merasa bangga pada diri sendiri atas ibadah yang dilakukan. Keduanya dibenci.
51. Mengapa riya’ sangat berbahaya?
Jawab: Karena bisa membatalkan amal saleh. Pada hari kiamat, pelaku riya’ akan disuruh meminta pahala kepada orang yang dulu ia pameri.
52. Apakah orang yang dipuji tanpa diminta termasuk riya’?
Jawab: Tidak. Jika ia tidak menginginkan pujian dan justru merasa tidak pantas, itu bukan riya’. Bahkan kabar gembira bagi mukmin (HR. Muslim) .
53. Apa sifat yang dibenci pada pedagang?
Jawab: Curang dalam takaran dan timbangan (QS. Al-Muthaffifin). Juga sumpah palsu untuk melariskan dagangan.
54. Mengapa curang dalam bisnis sangat dibenci?
Jawab: Karena merugikan banyak orang dan merusak tatanan ekonomi syariah. Pedagang curang akan dibangkitkan bersama Firaun di neraka.
55. Apa sifat yang dibenci pada tetangga?
Jawab: Menyakiti tetangga, baik dengan lisan, perbuatan, atau tidak berbagi makanan padahal mampu. Rasulullah SAW mengatakan, “Demi Allah, tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman” (HR. Bukhari).
Bagian 4: Dosa Lisan dan Hati yang Sering Diremehkan (Pertanyaan 56-75)
56. Dosa lisan apa yang paling sering dianggap enteng?
Jawab: Ghibah (membicarakan aib orang lain) dan namimah (adu domba). Banyak orang menganggapnya biasa, padahal dalam Al-Qur’an, ghibah diibaratkan memakan bangkai saudaranya sendiri (QS. Al-Hujurat: 12).
57. Apakah ghibah termasuk dosa besar?
Jawab: Ya. Meskipun tidak termasuk dalam 7 dosa besar versi hadis mubiqat, banyak ulama memasukkannya ke dalam dosa besar karena ancamannya yang berat.
58. Apa perbedaan ghibah dan fitnah?
Jawab: Ghibah adalah membicarakan keburukan orang lain yang benar adanya. Fitnah adalah mengada-ada keburukan yang tidak ada. Fitnah lebih buruk dari pembunuhan (QS. Al-Baqarah: 217).
59. Apakah berbohong termasuk dosa yang dibenci Allah?
Jawab: Sangat dibenci. Dalam hadis, disebutkan bahwa “Kebohongan akan menuntun pada kefasikan, dan kefasikan menuntun ke neraka” (HR. Bukhari). Berbohong juga termasuk dosa besar keempat dalam hadis Anas .
60. Kapan berbohong diperbolehkan?
Jawab: Dalam kondisi darurat: (1) Untuk mendamaikan dua pihak yang berselisih, (2) Suami istri untuk menyenangkan hati pasangan, (3) Dalam peperangan sebagai tipu muslihat.
61. Apakah sumpah palsu termasuk dosa yang tidak diampuni?
Jawab: Sumpah palsu untuk mengambil hak orang lain termasuk dosa besar yang akan mendatangkan murka Allah. Pelakunya akan dihadapkan pada azab yang pedih.
62. Apa dosa hati yang paling dibenci Allah?
Jawab: Hasad (dengki). Yaitu berharap nikmat yang ada pada orang lain hilang. Hasad memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar.
63. Mengapa hasad sangat dibenci?
Jawab: Karena hasad adalah akar kejahatan. Iblis hasad kepada Adam, Qabil hasad kepada Habil, dan orang-orang Yahudi hasad kepada Nabi Muhammad.
64. Apakah iri (ghibthah) sama dengan hasad?
Jawab: Berbeda. Iri (ghibthah) adalah berharap memiliki nikmat seperti orang lain tanpa berharap nikmat itu hilang. Itu diperbolehkan bahkan dianjurkan dalam kebaikan.
65. Apa dosa besar berikutnya yang berkaitan dengan hati?
Jawab: Takabur (sombong). Tidak mau menerima kebenaran dan meremehkan orang lain. Sombong adalah sifat yang tidak akan masuk surga .
66. Apakah riya’ termasuk dosa hati?
Jawab: Ya. Riya’ adalah penyakit hati yang paling berbahaya karena membatalkan amal yang sudah susah payah dikerjakan.
67. Apakah su’uzhan (buruk sangka) kepada muslim lain dibenci?
Jawab: Sangat dibenci. Allah melarang berprasangka buruk karena sebagian prasangka adalah dosa (QS. Al-Hujurat: 12).
68. Apakah putus asa dari rahmat Allah termasuk dosa?
Jawab: Ya. Putus asa (ya’is) adalah bentuk su’uzhan kepada Allah. Allah mencintai hamba yang terus berharap dan bertaubat, bukan yang berputus asa.
69. Apakah aman dari makar Allah termasuk dosa?
Jawab: Ya. Merasa aman dari siksa Allah padahal terus bermaksiat adalah bentuk kesombongan dan kejahilan. Hanya orang rugi yang merasa aman dari makar Allah.
70. Dosa lisan apa yang bisa menjerumuskan ke neraka?
Jawab: Sabda Nabi: “Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang dia anggap tidak berbahaya, namun kalimat itu menjerumuskannya ke neraka sejauh 70 tahun perjalanan” .
71. Contoh kalimat berbahaya yang dianggap enteng?
Jawab: Merendahkan orang lain, tertawa menghina ulama, bercanda tentang ayat Al-Qur’an, mengatakan “Ah, dosa kecil” dengan enteng, atau mengucap kalimat kufur dalam kemarahan.
72. Apakah mengolok-olok agama termasuk dosa besar?
Jawab: Termasuk dosa besar yang bisa menyebabkan murtad. Allah berfirman: “Katakanlah, ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu berolok-olok? Jangan minta maaf, karena kamu telah kafir setelah beriman'” (QS. At-Taubah: 65-66).
73. Apakah dosa orang yang mengajak pada kemungkaran?
Jawab: Ia akan menanggung dosanya sendiri plus dosa orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi dosa pengikutnya (HR. Muslim). Ini termasuk “dosa mengalir” setelah mati .
74. Apakah membiarkan kemungkaran termasuk dosa?
Jawab: Bagi yang mampu mengubah dengan tangan atau lisan, jika ia diam saja, ia berdosa. “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, rubahlah dengan tangannya…” (HR. Muslim).
75. Bagaimana dengan orang yang tidak mampu mengubah?
Jawab: Jika tidak mampu, wajib mengingkari dengan hati. Itu selemah-lemah iman. Jika hati pun setuju dengan kemungkaran, maka ia terancam murka Allah.
Bagian 5: Dosa Sosial dan Maksiat Jasmani (Pertanyaan 76-90)
76. Apakah zina termasuk dosa yang paling dibenci?
Jawab: Ya. Zina termasuk dosa besar yang disebutkan Allah bersama dengan syirik dan membunuh (QS. Al-Furqan: 68). Pelaku zina akan dihukum cambuk (100 kali) atau rajam.
77. Mengapa zina sangat dibenci Allah?
Jawab: Karena zina merusak keturunan (nasab), menyebarkan penyakit, menghancurkan kehormatan keluarga, dan menyebabkan kekacauan sosial.
78. Apakah zina mata, zina telinga, dan zina hati juga berdosa?
Jawab: Ya. Nabi bersabda, “Zina mata adalah melihat (yang haram), zina lisan adalah ucapan, dan hati berangan-angan, sementara kemaluanlah yang membenarkan atau mendustakannya” (HR. Bukhari).
79. Apakah minum khamr (minuman keras) termasuk dosa besar?
Jawab: Ya. Khamr adalah induk segala kejahatan (ummul khaba’its). Perusak akal yang merupakan aset berharga manusia. Pelakunya tidak akan masuk surga sampai bertaubat.
80. Apakah judi termasuk dosa yang dibenci?
Jawab: Sangat dibenci. Allah menyebut judi (maysir) bersama khamr sebagai perbuatan setan yang kotor (QS. Al-Maidah: 90). Hukumnya haram dan termasuk dosa besar.
81. Mengapa judi begitu buruk?
Jawab: Karena judi menimbulkan permusuhan, menghabiskan harta tanpa kerja, dan menjauhkan dari mengingat Allah.
82. Apakah mencuri termasuk dosa besar?
Jawab: Ya. Pencurian dihukum potong tangan dalam syariat Islam. Ini menunjukkan betapa besarnya dosa ini karena merusak keamanan harta benda.
83. Apakah korupsi termasuk mencuri?
Jawab: Ya. Korupsi adalah bentuk pencurian uang rakyat. Bahkan dosanya lebih besar karena merugikan publik dan melibatkan pengkhianatan amanah.
84. Apakah memutus silaturahmi termasuk dosa yang dibenci?
Jawab: Termasuk dosa besar. Nabi bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi” (HR. Bukhari). Hubungan keluarga adalah amanah yang harus dijaga.
85. Apakah durhaka kepada orang tua lebih besar dari dosa besar lainnya?
Jawab: Dalam banyak hadis, durhaka (uququl walidain) disebut setelah syirik. Bahkan dikatakan bahwa dosa durhaka akan disegerakan hukumannya di dunia sebelum akhirat.
86. Apakah perbuatan homoseksual (LGBT) dibenci Allah?
Jawab: Ya. Kisah kaum Luth dalam Al-Qur’an (QS. Al-A’raf: 80-84) menunjukkan bahwa Allah membinasakan suatu kaum karena melakukan homoseksual. Ini termasuk dosa besar dan kejahatan yang tidak pernah dilakukan makhluk sebelumnya.
87. Apakah transaksi riba di bank konvensional haram?
Jawab: Mayoritas ulama mengharamkan riba dalam bentuk apapun, termasuk bunga bank. Karena riba adalah perang terhadap Allah dan Rasul-Nya (QS. Al-Baqarah: 279).
88. Apakah korupsi waktu kerja termasuk dosa?
Jawab: Ya. Menggunakan waktu kerja untuk urusan pribadi tanpa izin adalah bentuk khianat terhadap amanah. Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban.
89. Apakah menelantarkan keluarga (suami tidak nafkah) termasuk dosa?
Jawab: Dosa besar. Suami yang tidak memberi nafkah lahir dan batin kepada istri dan anak tanpa alasan syar’i adalah zalim dan akan dihisab di akhirat.
90. Apakah mengganggu tetangga termasuk dosa yang membuat murka Allah?
Jawab: Sangat dibenci. Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah, tidak beriman!” Beliau mengucapkannya tiga kali. Sahabat bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya” (HR. Bukhari).
Bagian 6: Taubat dan Perlindungan dari Dosa (Pertanyaan 91-100)
91. Jika sudah terlanjur melakukan dosa besar, apa yang harus dilakukan?
Jawab: Segera bertaubat dengan taubat nasuha (taubat sejati). Syaratnya: (1) Tinggalkan dosa, (2) Menyesali perbuatan, (3) Bertekad tidak mengulangi, (4) Jika berkaitan dengan hak manusia, wajib mengembalikan hak tersebut .
92. Apakah taubat bisa menghapus dosa besar?
Jawab: Bisa. Allah berfirman, “Katakanlah: ‘Wahai hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya'” (QS. Az-Zumar: 53).
93. Apakah ada dosa yang tidak diampuni meskipun bertaubat?
Jawab: Tidak ada dosa yang tidak diampuni jika taubatnya tulus sebelum kematian. Hanya syirik yang jika mati tanpa taubat, tidak diampuni. Namun jika bertaubat dari syirik sebelum mati, Allah akan mengampuni .
94. Apakah Allah membenci orang yang bertaubat?
Jawab: Tidak! Justru Allah sangat mencintai orang yang bertaubat. “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang taubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri” (QS. Al-Baqarah: 222).
95. Bagaimana cara menghindari dosa lisan yang paling banyak?
Jawab: Jagalah lisan dengan tidak berbicara kecuali baik. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam” (HR. Bukhari).
96. Doa apa yang bisa dibaca agar dijauhkan dari dosa?
Jawab: “Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana” (Ya Tuhan kami, janganlah condongkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk). Juga perbanyak istighfar.
97. Apakah dosa-dosa yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi tetap dibenci?
Jawab: Ya. Allah Maha Melihat. Namun jika dilakukan sembunyi dan tidak dipublikasikan, itu lebih ringan daripada dosa terang-terangan (mujaharah) yang sangat dibenci .
98. Mengapa menceritakan dosa kepada orang lain sangat dibenci?
Jawab: Karena termasuk mujaharah (terang-terangan). Rasulullah bersabda, “Semua umatku dimaafkan kecuali orang yang terang-terangan. Seorang hamba melakukan dosa di malam hari, lalu paginya ia ceritakan: ‘Wahai Fulan, tadi malam aku melakukan ini dan itu'” (HR. Bukhari) .
99. Apa yang harus dilakukan jika melihat orang lain berbuat dosa?
Jawab: (1) Mencegah dengan tangan jika mampu, (2) Jika tidak, mencegah dengan lisan (nasehat), (3) Jika tidak, mencegah dengan hati (benci dalam hati) โ itulah selemah-lemah iman.
100. Pesan terakhir untuk pembaca agar dijauhkan dari dosa yang dibenci Allah?
Jawab: Ingatlah bahwa Allah selalu melihatmu (ihsan). Jagalah shalat karena ia mencegah perbuatan keji dan mungkar. Perbanyak istighfar setiap saat. Jangan remehkan dosa kecil karena bisa menumpuk menjadi besar. Dan jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena pintu taubat selalu terbuka lebar sampai matahari terbit dari barat. Semoga Allah melindungi kita dari dosa-dosa yang dibenci-Nya dan menerima taubat kita. Aamiin.
Kesimpulan:
Telah disebutkan di atas 100 pertanyaan dan jawaban seputar dosa yang dibenci Allah. Materi ini diambil langsung dari Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan lainnya. Semoga dengan membaca dan memahami, kita semua semakin takut kepada Allah dan segera meninggalkan segala bentuk maksiat, lahir maupun batin. Jangan tunda taubat, karena kematian tidak pernah mengenal waktu.
Sumber Rujukan:
- Al-Qur’an dan Terjemahannya
- Shahih Bukhari & Muslim
- Kitab Nashaihul ‘Ibad karya Syekh Nawawi al-Bantaniย
- Al-Kaba’ir (Dosa-Dosa Besar) karya Imam Adz-Dzahabiย
- Al-Jawab al-Syafi karya Ibnul Qayyimย
- Fatwa Islamwebย
#DosaYangDibenciAllah #DosaBesar #DosaKecil #MurkaAllah #Taubat #Syirik #Riba #Ghibah #Akhlak #EbookAnak
Supported by:
Penerbit Thursina Bandung





















































