Cerita Rakyat Sumatera Selatan: Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat

Loading

Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat (Cerita Rakyat Sumatera Selatan)
101 Cerita Nusantara

📚 101 Cerita Nusantara

Cerita rakyat pilihan dari seluruh Indonesia โ€“ edukatif & menyenangkan

👉 Klik untuk Download

📖 SOAL PILIHAN GANDA: LEGENDA SI PAHIT LIDAH (SUMATERA SELATAN)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar di antara pilihan A, B, C, atau D!


Bagian A: Identitas Tokoh dan Latar Cerita

1. Siapakah nama asli tokoh yang kemudian dikenal dengan julukan “Si Pahit Lidah”?

  • A. Aria Tebing
  • B. Pangeran Serunting
  • C. Putri Tenggang
  • D. Siti

Jawaban: B. Pangeran Serunting
Pembahasan: Tokoh utama dalam legenda ini bernama Pangeran Serunting. Ia berasal dari daerah Sumidang (atau Semidang), Sumatera Selatan .

2. Dari daerah manakah asal cerita rakyat Si Pahit Lidah?

  • A. Bengkulu
  • B. Jambi
  • C. Sumatera Selatan
  • D. Lampung

Jawaban: C. Sumatera Selatan
Pembahasan: Cerita rakyat Si Pahit Lidah merupakan legenda yang sangat terkenal dari Provinsi Sumatera Selatan, meskipun kisahnya juga dikenal luas di Bengkulu, Jambi, dan Lampung dengan versi yang sedikit berbeda .

3. Siapakah nama ibu Pangeran Serunting yang merupakan keturunan raksasa?

  • A. Putri Siti
  • B. Putri Tenggang
  • C. Putri Aria
  • D. Putri Mahameru

Jawaban: B. Putri Tenggang
Pembahasan: Pangeran Serunting digambarkan sebagai anak keturunan raksasa bernama Putri Tenggang. Inilah yang membuatnya memiliki kekuatan luar biasa sejak lahir .

4. Siapakah nama istri Pangeran Serunting?

  • A. Siti
  • B. Aria Tebing
  • C. Putri Tenggang
  • D. Si Mata Empat

Jawaban: A. Siti
Pembahasan: Istri Pangeran Serunting bernama Siti (dalam beberapa versi disebut Sitti). Ia berasal dari Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang .

5. Siapakah Aria Tebing dalam hubungan keluarga dengan Pangeran Serunting?

  • A. Kakak kandung Serunting
  • B. Ayah Serunting
  • C.ย Adik ipar Serunting (adik kandung istrinya)
  • D. Putra Serunting

Jawaban: C. Adik ipar Serunting (adik kandung istrinya)
Pembahasan: Aria Tebing adalah adik kandung Siti (istri Serunting), sehingga ia merupakan adik ipar dari Pangeran Serunting .

Ebook Anak Printable

📖 Printable Islamic & Educational eBook for Kids

✔ Bisa di-download
✔ Bisa di-print sendiri di rumah
✔ Cocok untuk belajar & aktivitas anak

👉 Lihat & Download Sekarang

Bagian B: Konflik Awal dan Cendawan Emas

6. Apa yang menjadi penyebab utama perselisihan antara Serunting dan Aria Tebing?

  • A. Perebutan takhta kerajaan
  • B.ย Rasa iri hati Serunting terhadap keberhasilan Aria Tebing
  • C. Aria Tebing menikahi pilihan hati Serunting
  • D. Perebutan tanah warisan

Jawaban: B. Rasa iri hati Serunting terhadap keberhasilan Aria Tebing
Pembahasan: Serunting memiliki sifat iri hati. Ia iri kepada Aria Tebing karena apa yang diperoleh Aria Tebing di ladang lebih baik daripada miliknya .

7. Tanaman apa yang menjadi sumber konflik antara Serunting dan Aria Tebing?

  • A. Pohon bambu
  • B. Pohon tebu
  • C. Ilalang
  • D.ย Cendawan (jamur)

Jawaban: D. Cendawan (jamur)
Pembahasan: Di atas pohon pembatas ladang mereka tumbuh cendawan. Cendawan inilah yang menjadi pemicu perselisihan karena tumbuh berbeda di kedua sisi .

8. Apa yang terjadi pada cendawan yang tumbuh di sisi ladang Aria Tebing?

  • A. Menjadi tanaman beracun
  • B. Layu dan mati
  • C.ย Berubah menjadi logam emas
  • D. Berubah menjadi batu

Jawaban: C. Berubah menjadi logam emas
Pembahasan: Cendawan yang menghadap ke arah ladang Aria Tebing secara ajaib tumbuh menjadi logam emas yang sangat berharga .

Baca juga:  Pagi-Pagi Odi Sudah Teriak-Teriak

9. Apa yang terjadi pada cendawan yang tumbuh di sisi ladang Pangeran Serunting?

  • A. Berubah menjadi emas
  • B.ย Menjadi tanaman tidak berguna (ilalang/parasit)
  • C. Berubah menjadi intan permata
  • D. Menjadi pohon bambu

Jawaban: B. Menjadi tanaman tidak berguna (ilalang/parasit)
Pembahasan: Berbeda dengan sisi Aria Tebing, cendawan di sisi Serunting tumbuh menjadi tanaman yang tidak berguna, seperti ilalang atau tanaman parasit .

10. Apa tuduhan yang dilontarkan Serunting kepada Aria Tebing?

  • A. Mencuri emas milik Serunting
  • B.ย Berbuat curang dengan membalik kayu pembatas
  • C. Menyakiti istri Serunting
  • D. Menghina keturunan Serunting

Jawaban: B. Berbuat curang dengan membalik kayu pembatas
Pembahasan: Serunting menuduh Aria Tebing telah membalik kayu pembatas sehingga cendawan emas mengarah ke ladang Aria Tebing .

Shopee Belanja Termudah Terhemat Terlengkap - IKEA Official Store
⚡ UP TO 50% + GRLS ⚡
✅ Official IKEA | ✅ Free Ongkir
🏷️ MEGA SALE 🛒 IKEA Hemat Raya  โ†’  Diskon Extra + Cashback
Belanja Sekarang ➡️

Bagian C: Pertarungan dan Kekalahan Serunting

11. Mengapa Aria Tebing menghentikan pertarungan pertamanya melawan Serunting?

  • A. Ia takut mati
  • B.ย Ia menyadari Serunting lebih sakti darinya
  • C. Istri Serunting melerai mereka
  • D. Ia kelelahan

Jawaban: B. Ia menyadari Serunting lebih sakti darinya
Pembahasan: Aria Tebing menyadari bahwa Serunting memiliki kesaktian yang lebih tinggi, sehingga ia tidak akan mampu mengalahkan Serunting dalam pertarungan fisik langsung .

12. Siapa yang memberitahukan rahasia kelemahan Serunting kepada Aria Tebing?

  • A. Putri Tenggang
  • B. Patih kerajaan
  • C.ย Istri Serunting (kakak kandung Aria Tebing)
  • D. Syang Hyang Mahameru

Jawaban: C. Istri Serunting (kakak kandung Aria Tebing)
Pembahasan: Aria Tebing membujuk kakaknya (istri Serunting) untuk mengungkapkan rahasia kesaktian suaminya. Hal ini menunjukkan dilema setia kepada suami atau menyelamatkan adik kandung .

13. Di manakah letak kelemahan (pusat kesaktian) Pangeran Serunting?

  • A. Pada sebilah keris pusakanya
  • B.ย Pada sebatang ilalang tertinggi yang tidak bergoyang meski tertiup angin
  • C. Pada rambut istrinya
  • D. Pada pohon bambu tempatnya bertapa

Jawaban: B. Pada sebatang ilalang tertinggi yang tidak bergoyang meski tertiup angin
Pembahasan: Istri Serunting memberitahukan bahwa Serunting menyembunyikan jiwanya pada ilalang tertinggi yang tidak bergoyang meskipun tertiup angin. Selama ilalang itu aman, Serunting tidak terkalahkan .

14. Apa yang dilakukan Aria Tebing untuk mengalahkan Serunting dalam pertarungan kedua?

  • A. Membakar ilalang tersebut
  • B. Mencabut ilalang tersebut
  • C.ย Menombak ilalang tertinggi yang tidak bergoyang itu
  • D. Memotong rambut Serunting

Jawaban: C. Menombak ilalang tertinggi yang tidak bergoyang itu
Pembahasan: Dengan mengetahui rahasia tersebut, Aria Tebing menancapkan tombaknya ke ilalang yang menjadi pusat kesaktian Serunting. Serunting pun jatuh dan terluka parah .

15. Apa yang dirasakan Serunting setelah kalah dalam pertarungan melawan Aria Tebing?

  • A. Lega
  • B.ย Merasa dikhianati oleh istrinya dan sangat marah
  • C. Minta maaf kepada Aria Tebing
  • D. Tidak peduli

Jawaban: B. Merasa dikhianati oleh istrinya dan sangat marah
Pembahasan: Serunting kaget karena hanya istrinya yang mengetahui rahasia kelemahannya. Merasa dikhianati, ia pun pergi meninggalkan istana dan istrinya dengan penuh amarah .


Bagian D: Pertapaan dan Kesaktian

16. Ke mana Serunting pergi setelah meninggalkan istana?

  • A. Gunung Merapi
  • B. Danau Ranau
  • C.ย Gunung Siguntang
  • D. Sungai Jambi

Jawaban: C. Gunung Siguntang
Pembahasan: Setelah meninggalkan istana, Serunting pergi bertapa ke Gunung Siguntang (Palembang). Di tempat inilah ia memohon kekuatan gaib .

17. Siapa yang memberikan kekuatan gaib kepada Serunting di Gunung Siguntang?

  • A. Aria Tebing
  • B. Putri Tenggang
  • C.ย Hyang Mahameru (Sang Hyang Mahameru)
  • D. Si Mata Empat

Jawaban: C. Hyang Mahameru (Sang Hyang Mahameru)
Pembahasan: Di Gunung Siguntang, Serunting bertemu dengan Sang Hyang Mahameru, sosok spiritual tertinggi yang memenuhi permintaan Serunting dengan syarat tertentu .

18. Berapa lamakah Serunting bertapa di Gunung Siguntang?

  • A. 40 hari
  • B. 1 tahun
  • C.ย 2 tahun
  • D. 7 tahun

Jawaban: C. 2 tahun
Pembahasan: Serunting bertapa selama dua tahun di bawah pohon bambu hingga seluruh tubuhnya tertutup oleh daun bambu yang berguguran .

Baca juga:  Bawang Merah dan Bawang Putih (Cerita Rakyat Provinsi Jawa Tengah)

19. Di bawah pohon apakah Serunting melakukan pertapaannya?

  • A. Pohon beringin
  • B.ย Pohon bambu
  • C. Pohon cendana
  • D. Pohon jati

Jawaban: B. Pohon bambu
Pembahasan: Sebagai syarat mendapatkan kekuatan gaib, Serunting harus bertapa di bawah pohon bambu sampai tubuhnya tertutupi oleh daun bambu .

20. Kesaktian apa yang diperoleh Serunting setelah bertapa?

  • A. Kebal terhadap senjata
  • B. Dapat terbang
  • C. Dapat menghilang
  • D.ย Setiap perkataan yang keluar dari mulutnya akan menjadi kenyataan (kutukan atau berkah)

Jawaban: D. Setiap perkataan yang keluar dari mulutnya akan menjadi kenyataan (kutukan atau berkah)
Pembahasan: Kesaktian yang diperoleh Serunting adalah kemampuan lidahnya mengubah sesuatu sesuai keinginannyaโ€”perkataannya bisa menjadi kutukan maupun berkah .


Bagian E: Julukan, Pengujian, dan Akhir Cerita

21. Julukan apa yang diberikan kepada Serunting setelah ia mendapatkan kesaktian tersebut?

  • A. Si Mata Empat
  • B.ย Si Pahit Lidah
  • C. Si Cendawan Emas
  • D. Si Tebu Batu

Jawaban: B. Si Pahit Lidah
Pembahasan: Karena setiap ucapannya bisa menjadi kutukan yang “pahit” bagi yang terkena, Serunting dijuluki “Si Pahit Lidah” (Si Bitter Tongue) .

22. Di manakah lokasi pertama Si Pahit Lidah menguji kesaktiannya dalam perjalanan pulang?

  • A. Sungai Jambi
  • B. Bukit Serut
  • C. Karang Agung
  • D.ย Tepian Danau Ranau

Jawaban: D. Tepian Danau Ranau
Pembahasan: Dalam perjalanan pulang ke Sumidang, di tepi Danau Ranau ia melihat hamparan pohon tebu. Ia berkata, “Jadilah batu!” dan pohon tebu itu berubah menjadi batu .

23. Selain mengutuk, perbuatan baik apa yang dilakukan Si Pahit Lidah dengan kesaktiannya?

  • A. Membunuh semua musuhnya
  • B. Menghancurkan istana
  • C.ย Mengubah Bukit Serut yang gundul menjadi hutan kayu yang lebat
  • D. Mengutuk Aria Tebing menjadi batu

Jawaban: C. Mengubah Bukit Serut yang gundul menjadi hutan kayu yang lebat
Pembahasan: Si Pahit Lidah menggunakan kesaktiannya untuk kebaikan, seperti mengubah Bukit Serut yang gundul menjadi hutan kayu yang lebat sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya .

24. Perbuatan baik lainnya yang dilakukan Si Pahit Lidah adalah…

  • A. Mengutuk penjahat menjadi batu
  • B.ย Memberikan seorang bayi kepada pasangan suami-istri tua yang sudah lama ingin memiliki anak
  • C. Menghidupkan kembali orang mati
  • D. Membangun istana megah

Jawaban: B. Memberikan seorang bayi kepada pasangan suami-istri tua yang sudah lama ingin memiliki anak
Pembahasan: Di Karang Agung, Si Pahit Lidah mengubah sehelai rambut menjadi seorang bayi untuk pasangan tua yang sudah lama mendambakan anak .

25. Apa pesan moral utama yang dapat dipetik dari cerita Si Pahit Lidah?

  • A. Kekayaan adalah segalanya dalam hidup
  • B.ย Rasa iri hati dan dendam hanya akan membawa kehancuran, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik
  • C. Kekuatan fisik lebih penting daripada kebijaksanaan
  • D. Lebih baik menyimpan rahasia sendiri daripada berbagi dengan keluarga

Jawaban: B. Rasa iri hati dan dendam hanya akan membawa kehancuran, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik
Pembahasan: Cerita ini mengajarkan bahwa iri hati (seperti yang dialami Serunting) adalah awal dari petaka. Namun, yang juga penting adalah bahwa setiap orang bisa bertobat dan menggunakan kelebihannya untuk kebaikan, seperti yang dilakukan Serunting di akhir cerita .


🔑 KUNCI JAWABAN RINGKAS

No.JawabanNo.JawabanNo.Jawaban
1B10B19B
2C11B20D
3B12C21B
4A13B22D
5C14C23C
6B15B24B
7D16C25B
8C17C
9B18C

🌟 PENUTUP

Cerita rakyat “Si Pahit Lidah” dari Sumatera Selatan mengajarkan bahwa:

“Lidah bisa menjadi sumber petaka jika diucapkan dengan niat jahat, tetapi bisa juga menjadi sumber berkah jika digunakan untuk kebaikan. Iri hati adalah racun yang merusak diri sendiri sebelum merusak orang lain.”

Semoga 25 soal pilihan ganda ini bermanfaat untuk menguji pemahaman anak-anak tentang cerita rakyat Nusantara, khususnya dari Sumatera Selatan. Untuk ebookanak.com, soal-soal ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi setelah membaca cerita, atau sebagai kuis interaktif yang menyenangkan. 📚✨

Baca juga:  Komidi Putar

download ebook anak printable pdf

Oleh: Kak Nurul Ihsan

Dahulu, di Sumidang, Sumatera Selatan, terdapat sebuah kerajaan besar.

Di kerajaan itu hidup seorang pangeran bernama Serunting.
Hubungan Serunting dengan adik iparnya yang bernama Aria Tebing, sedang bermasalah.

Ini disebabkan oleh rasa iri hati Serunting kepada Aria Tebing, yang berawal dari masalah tanaman cendawan atau jamur yang tumbuh di ladang mereka.

Cendawan yang menghadap ke arah ladang Aria Tebing tumbuh menjadi logam emas.
Sedangkan, cendawan yang menghadap ke arah ladang Serunting tumbuh menjadi tanaman yang tidak berguna.

Suatu hari, Serunting mendatangi Aria Tebing dengan marah.

Ia menantang Aria Tebing berduel.

Aria Tebing meminta bantuan dan membujuk kakak perempuannya, yaitu istri Serunting untuk memberitahukan rahasia kesaktian Serunting.

Ternyata, rahasia kesaktian Serunting ada pada tumbuhan ilalang yang bergetar meskipun tidak tertiup angin.

Keesokan harinya, Aria Tebing dan Serunting bertemu untuk mengadu kekuatan.

Namun, sebelum mereka bertanding, ternyata Aria telah menancapkan tombaknya pada ilalang yang bergetar.

Serunting pun akhirnya terluka parah.

Download Ebook Anak: 101 Cerita Nusantara
Download full ebook PDF “101 Cerita Nusantara” karya Kak Nurul Ihsan (ebookanak.com) dengan donasi.

Merasa dikhianati istrinya, Serunting akhirnya pergi mengembara dan bertapa di Gunung Siguntang.

Hyang Mahameru menyuruhnya bertapa di bawah pohon bambu hingga seluruh tubuhnya ditutupi oleh daun bambu untuk mendapatkan kekuatan gaib.

Serunting akhirnya mendapatkan kekuatan gaib.

Kesaktian yang dimilikinya sekarang adalah kalimat atau perkataan apa pun yang keluar dari mulut Serunting akan berubah menjadi kutukan.

Oleh karena itu, ia diberi julukan โ€˜si Pahit Lidahโ€™.

Serunting berniat untuk kembali ke kampung halamannya.

Sepanjang perjalanan menuju Sumidang, Serunting mengutuk setiap orang yang dijumpainya.

Ia menjadi sombong dan angkuh.

Meskipun demikian, Serunting masih memiliki hati baik.

Ia mengubah bukit yang gundul menjadi hutan kayu.

Serunting juga mengabulkan permintaan sepasang kakek-nenek yang menginginkan keturunan.

Serunting sangat bahagia karena bisa berguna untuk orang lain dan sekitarnya.

Di sisa perjalanannya, ia belajar untuk berbuat baik kepada siapapun dan berusaha menolong orang yang kesulitan. ***

Pesan Moral
Kemuliaan ilmu terdapat pada seberapa besar kegunaannya untuk membantu sesama.

Folklore of South Sumatra: The Bitter Tongue and The Four Eyes

In the past, in Sumidang, South Sumatra, there was a large kingdom.

In that kingdom lived a prince named Serunting.
Serunting’s relationship with his sister-in-law, Aria Tebing, is in trouble.

This was caused by Serunting’s jealousy towards Aria Tebing, which started with a problem with the fungus growing in their fields.

The fungus overlooking Aria Cliff’s fields grew into golden metal.
Meanwhile, the fungus facing the Serunting fields grew into useless plants.

One day, Serunting came to Aria Tebing angrily.

He challenged Aria Cliff to a duel.

Aria Tebing asked for help and persuaded her older sister, Serunting’s wife, to reveal the secret of Serunting’s supernatural powers.

Apparently, the secret of Serunting’s magic lies in the reeds that vibrate even though they are not blown by the wind.

The next day, Aria Tebing and Serunting met to complain about their strength.

However, before they had a match, it turned out that Aria had plunged her spear into the trembling weeds.

Serunting was finally seriously injured.

Feeling betrayed by his wife, Serunting finally went to wander and meditate on Mount Siguntang.

Hyang Mahameru told him to meditate under a bamboo tree until his whole body was covered by bamboo leaves to get magical powers.

Serunting finally got magical powers.

The supernatural power he has now is that any sentence or word that comes out of Serunting’s mouth will turn into a curse.

Therefore, he was given the nickname ‘The Bitter Tongue’.

Serunting intends to return to his hometown.

All the way to Sumidang, Serunting cursed everyone he met.

He became arrogant and arrogant.

Nevertheless, Serunting still has a good heart.

He turned a barren hill into a forest of woods.

Serunting also granted the request of a pair of grandparents who wanted children.

Serunting is very happy because it can be useful for other people and those around them.

In the rest of his journey, he learns to be kind to anyone and tries to help people in trouble.

Moral message
The glory of knowledge lies in how much it is used to help others.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah download-full-ebook-kak-nurul-ihsan-legal-orisinal-dengan-donasi-klik-di-sini-1.jpg

Loading

๐Ÿ’ณ Donasi via PayPal ๐Ÿคฒ Dukung via Kitabisa
?
Promo IKEA di Shopee
Furniture estetik harga hemat
Lihat
Spesial Belanja Pertama (1)
lynk.id nurulihsan baner