Ebook Anak

Keputusan Harus Diambil Ketika Tiga Panglima Islam Syahid di Medan Perang

 12,637,060 total views,  15,778 views today

Keputusan Harus Diambil Ketika Tiga Panglima Islam Syahid di Medan Perang

“Anda lebih tua, wahai Tsabit, peganglah panji itu! Anda lebih berpengalaman dibandingkan aku. Anda pun adalah pejuang Islam dalam Perang Badar!” lanjut Khalid bin Walid.

Di dalam diri pasukan Muslimin tidak ada kata lain, kecuali memenangi perang di dunia, atau mati syahid di jalan Allah untuk akhirat.

Syukur bisa menang dua-duanya.

Bagi pasukan Muslimin, tidak ada istilah kalah.

Kalaupun mati syahid, surga pasti telah menunggu di akhirat.

Sungguh, tidak ada lagi pilihan lain dan betapa indahnya keimanan bila telah bertahta di hati manusia pilihan.

Zaid bin Haritsah maju dengan bendera Islam di tangan kiri dan pedang terhunus di tangan kanan.

Ia diikuti Ja’far bin Abi Thalib, Abdullah bin Ruwahah, dan Khalid bin Walid di belakang mereka.

Zaid bin Haritsah gugur dikeroyok.

Tubuhnya terkoyak oleh pedang dan tombak.

Segera bendera Islam dikibarkan Ja’far bin Abi Thalib, maju tak gentar.

Tetapi, Ja’far bin Abi Thalib terjungkal dari kuda, lalu gugur.

Giliran Abdullah bin Ruwahah mengambil alih bendera Islam.

Ia berseru, berteriak majuuu!

Bendera berkibar di tangan kirinya, pedangnya di tangan kanan, terus membabat lawan yang berlapis-lapis di depan, di kiri, di kanan, dan di belakang.

Bendera Islam di tangan kiri Abdullah bin Ruwahah nyaris robek kena tebasan pedang tentara Romawi.

Sambil menebaskan pedang ke segala penjuru, Abdullah bin Ruwahah sempat melantunkan syair :

“Hai nyawaku, bersumpahlah bahwa engkau akan terjun. Akan terjunkah engkau, atau harus dipaksa terjun?
Bila bunyi genderang perang telah mengalun.
Mengapa kulihat engkau masih tak suka akan surga?

Betapa pun hebatnya seorang pejuang Islam, bila menghadapi puluhan musuh di muka, belakang, kiri, dan kanan, Abdullah bin Ruwahah pun gugur.

Bendera Islam diambilalih Tsabit bin Arqam.

Padahal, Rasulullah Saw. tidak pernah bersabda, siapa yang mengibarkan bendera Islam setelah Abdullah bin Ruwahah gugur di medan Perang Mu’tah?

Tsabit mengambil inisiatif sendiri.

Tsabit bin Arqam cepat bertindak.

Dengan tangan kanan, ia mengibarkan bendera Islam agar pasukan Muslimin tidak tercerai berai setelah kehilangan ketiga panglima perang.

Berkibarnya bendera Islam itu menggelorakan semangat di dalam dada setiap prajurit Islam.

Menyadari dirinya tidak mampu mengemban tugas sebagai panglima pasukan, Tsabit bin Arqam sempat berunding dengan para komandan.

Ia bertanya, siapakah yang paling tepat menjabat sebagai panglima perang?

Semua sepakat memilih Khalid bin Al-Walid sang suka relawan.

“Peganglah panji ini, wahai Abu Sulaiman!” teriak Tsabit bin Arqam kepada Khalid bin Al-Walid.

Nama panggilan Khalid bin Al-Walid adalah Abu Sulaiman.

“Tidak, wahai Tsabit!” tukas Khalid bin Walid.

“Aku ‘kan belum lama memeluk agama Islam. Jangan serahkan kepadaku panji Islam,” lanjut Khalid bin Walid dengan sopan dan rendah hati.

“Anda lebih tua, wahai Tsabit, peganglah panji itu! Anda lebih berpengalaman dibandingkan aku. Anda pun adalah pejuang Islam dalam Perang Badar!” lanjut Khalid bin Walid.


Cara Download Ebook
Infokan judul ebook, alamat email, dan bukti transfer donasi ke WA: 0815 6148 165.

File ebook format PDF diemailkan 1 x 24 jam terhitung sejak konfirmasi donasi.

Pilihan Download
– 1 judul ebook donasi Rp 10 ribu
– 10 judul ebook donasi Rp 50 ribu
– 25 judul ebook donasi Rp 100 ribu
– 400 judul ebook donasi Rp 365 ribu

Rekening Donasi Indonesia Cerdas Literasi
– Kitabisa klik DI SINI
– Bank Syariah Mandiri: 7113717337
– BCA: 7770520708
– BRI: 0746-01-020040-533

Alokasi Donasi
Dana donasi/infaq disumbangkan seluruhnya untuk mendukung Gerakan Indonesia Cerdas Literasi 2045 dalam Program Indonesia Berbudi (Berbagi 1 juta Buku Anak Digital)
free online di katabaca.com dan ebookanak.com

Spesifikasi Ebook
Judul: Mewarnai Gambar Kisah Khalid bin Walid
Penyunting: Kak Nurul Ihsan (CBM Studio)
Isi: 24 halaman
Ukuran:
ISBN:
Penerbit: Luxima Metro Media

Kreator 500 Judul Buku Anak dan Pendidikan
Berkarya sejak 1991 hingga saat ini, sudah lebih dari 500 buku anak dan buku pendidikan yang dihasilkan Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio. Profil dan karya buku Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio dapat dilihat di sini.


Yayasan Sebaca Indonesia
Redaksi ebookanak.com & katabaca.com
Jl. Raden Mochtar III No. 126,
Desa Sindanglaya,
Kec. Cimenyan,
Kab. Bandung,
Jawa Barat, 40195
Telp. (022) 87 824 898
Mobile: 0815 6148 165
WA: 0815 6148 165
email: katabaca1@gmail.com

Sumber & Kontributor:
PT Luxima Metro Media
Jl. Kalisari III No. 28A, Pasar Rebo
Jakarta Timur – 13790
Mobile: 0812 9673 7979
Telp. 021-29378394; 91214048
Faks. 021-29378394
www.penerbitluxima.co.id

Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower – 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com

 38 total views,  1 views today