Hafsah binti Abdurrahman Cucu Abu Bakar, Keponakan Kesayangan Bunda Aisyah

11,527,782 kali dilihat, 4,558 kali dilihat hari ini

ayah Hafsah binti Abdurrahman adalah Abdurrahman, putra tertua Abu Bakar yang pemberani dan menjadi pemanah ulung.

Betapa beruntungnya Hafshah binti Abdurrahman karena ia dilahirkan dalam keluarga yang dinaungi banyak kemuliaan.
 
Hafshah binti Abdurrahman memiliki kakeknya yang menjadi sahabat terkasih Rasulullah, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Sedangkan neneknya adalah Ummu Rumman sang bidadari surga.

Rasulullah Saw pernah bersabda tentang kemuliaan sang nenek, “Siapapun yang ingin melihat wanita bidadari surga, hendaknya ia melihat Ummu Rumman.”

Sementara itu, ayahnya adalah Abdurrahman, putra tertua Abu Bakar yang pemberani dan menjadi pemanah ulung.

Sedangkan bibinya adalah Bunda Aisyah, istri Rasulullah Saw yang amat sayang padanya.

Kesayangan Bunda Aisyah

Betapa senangnya Hafshah binti Abdurrahman karena Bunda Aisyah sangat mencintai dan memuliakannya.

Demikian pula sebaliknya. Karena dibimbing langsung dengan penuh kasih sayang oleh Bunda Aisyah, Hafshah binti Abdurrahman pun kemudian tumbuh menjadi wanita mulia yang berilmu tinggi.

Hafshah binti Abdurrahman pun kemudian dikenal sebagai salah seorang wanita tabi’in yang terpercaya dalam meriwayatkan hadis.

Hadis-hadis Hafshah binti Abdurrahman tercantum dalam kitab hadis shahih Imam Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah.

Teguran Bunda Aisyah

Suatu hari, Hafshah binti Abdurrahman berkunjung ke rumah Bunda Aisyah.

Tiba-tiba, Bunda Aisyah menegur Hafshah binti Abdurrahman dengan lembut, “Kenapa engkau mengenakan kerudung tipis yang terbuka di bagian dadamu?”

“Padahal Allah Swt telah menurunkan surat An-Nur tentang jilbab?”

Bunda Aisyah lalu menarik kerudung Hafshah binti Abdurrahman dengan lembut dan kemudian menggantinya dengan kerudung lain.

“Terimakasih, Bibi. Maafkan atas kelalaianku tadi,” kata Hafshah binti Abdurrahman tampak tersipu malu.

“Nah, sekarang engkau pakai saja kerudung ini yang lebih tebal dan panjang ya,” kata Bunda Aisyah sambil mengenakan kerudung itu pada Hafshah binti Abdurrahman.

“Wah, terima kasih, Bibi Aisyah,” kata Hafshah binti Abdurrahman sambil membenarkan letak kerudung barunya itu.

Sejak itu pula, Hafshah binti Abdurrahman tak pernah lupa lagi untuk memakai jilbab yang baik dan rapi.

Suami Pilihan Bunda Aisyah

Bunda Aisyah kemudian menjodohkan Hafshah binti Abdurrahman dengan saudara sepupu Hafshah binti Abdurrahman, bernama Al-Mundzir, putra dari Asma binti Abu Bakar.

Mereka kemudian hidup bahagia dengan dikaruniai putra-putri saleh dan soleha.

Dua orang putra bernama Abdurrahman dan Ibrahim serta seorang putri bernama Qarinah.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *