Hadist Tentang Anjuran Mengantarkan Tamu Sampai Pintu Pagar Rumah

Loading

baca online seri hadis kecil berakhlak baik, yuk! Hadist Tentang Anjuran Mengantarkan Tamu Sampai Pintu Pagar Rumah

Hadits Rasulullah SAW:

Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh termasuk sunah, yaitu seseorang keluar mengantarkan tamunya hingga sampai pintu (pagar) rumahnya.

(HR Ibnu Majah)

LeeGO Rak Sepatu + Rak Gantung Tas Topi/Rak Gantung Sepatu Penyimpanan/Rak Gantung Sepatu Tahan Debu + Rak Topi

PETUNJUK SOAL:
Berilah tanda (B) pada pernyataan yang BENAR dan tanda (S) pada pernyataan yang SALAH sesuai dengan ajaran Islam.

  1. Mengantar tamu sampai ke pintu pagar atau halaman rumah hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim. (SALAH)
    (Pembahasan: Mengantar tamu termasuk bagian dari memuliakan tamu yang sangat dianjurkan (sunnah), bukan wajib. Kemuliaan ini berdasarkan keumuman hadis “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya” .)
  2. Salah satu bentuk memuliakan tamu saat pamitan adalah dengan tidak menutup pintu sebelum tamu benar-benar menjauh. (BENAR)
    (Pembahasan: Dianjurkan untuk tidak menutup pintu dengan keras atau membiarkan tamu sebelum ia pergi dan menjauh sebagai bentuk penghormatan terakhir .)
  3. Tuan rumah diperbolehkan langsung menutup pintu setelah tamu melangkahkan kaki keluar rumah. (SALAH)
    (Pembahasan: Adab yang diajarkan adalah menunggu hingga tamu berlalu atau menghilang dari pandangan, bukan langsung menutup pintu .)
  4. Mengucapkan salam, mendoakan, dan mengucapkan terima kasih kepada tamu saat berpamitan adalah bagian dari adab Islam. (BENAR)
    (Pembahasan: Saat mengantar, dianjurkan untuk saling mendoakan dan mengucapkan salam perpisahan yang menyenangkan .)
  5. Hukum memuliakan tamu (seperti menjamu dan mengantarnya) dikaitkan langsung dengan keimanan kepada Allah dan hari akhir dalam sabda Nabi ﷺ. (BENAR)
    (Pembahasan: Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari & Muslim) .)
  6. Nabi Muhammad ﷺ melarang para sahabat untuk membantu beliau melayani tamu karena itu adalah hak prerogatif beliau sebagai nabi. (SALAH)
    (Pembahasan: Dalam sebuah riwayat, para sahabat menawarkan bantuan untuk melayani tamu (utusan Raja Najasyi) karena mereka tahu Nabi ingin membalas kebaikan mereka. Ini menunjukkan saling membantu dalam memuliakan tamu diperbolehkan .)
  7. Seorang tuan rumah yang sedang sibuk dan lelah tidak perlu menemani tamunya dan boleh membiarkannya sendiri di ruang tamu. (SALAH)
    (Pembahasan: Tuan rumah hendaknya menemani dan melayani tamu selama kunjungannya. Jika ada keperluan mendesak, izinlah dan jangan meninggalkan tamu terlalu lama .)
  8. Mendoakan tuan rumah saat pamitan adalah sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. (BENAR)
    (Pembahasan: Ini adalah hak tamu kepada tuan rumah. Nabi ﷺ mengajarkan doa, seperti: “Ya Allah, berkatilah mereka dalam apa yang Engkau berikan kepada mereka, dan ampunilah mereka serta rahmatilah mereka.” (HR. Muslim) atau doa lainnya yang masyhur .)
  9. Islam hanya mengajarkan adab untuk tamu, sedangkan tuan rumah bebas berperilaku sesukanya karena dia yang punya rumah. (SALAH)
    (Pembahasan: Islam mengajarkan adab yang seimbang, baik bagi tamu maupun tuan rumah. Tuan rumah punya kewajiban seperti menjawab salam, menyambut dengan wajah ceria, dan mengantar tamu .)
  10. Menyambut tamu dengan wajah ceria dan senyuman adalah bentuk sedekah yang diajarkan Rasulullah ﷺ. (BENAR)
    (Pembahasan: Rasulullah ﷺ bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi). Ini termasuk dalam adab menerima tamu .)
  11. Mengantarkan tamu pulang hanya dilakukan jika tamu tersebut adalah orang kaya atau terhormat. (SALAH)
    (Pembahasan: Dalam Islam, tidak boleh membeda-bedakan tamu berdasarkan status sosial. Memuliakan tamu berlaku untuk semua tamu, baik kaya maupun miskin .)
  12. Tamu yang baik adalah yang segera pulang setelah urusannya selesai dan tidak berlama-lama sehingga memberatkan tuan rumah. (BENAR)
    (Pembahasan: Dianjurkan bagi tamu untuk tidak berlama-lama jika urusan telah selesai, karena tuan rumah mungkin memiliki kesibukan lain. Jika ditahan, tetaplah perhatikan isyarat .)
  13. Tuan rumah tidak perlu mengantar tamu sampai ke pintu karena itu hanya membuang-buang waktu. (SALAH)
    (Pembahasan: Mengantar tamu hingga pintu adalah bagian dari kesempurnaan akhlak dan bentuk penghormatan yang dicontohkan oleh para ulama salaf dan dianjurkan dalam Islam .)
  14. Saat berpamitan, tuan rumah dan tamu dianjurkan untuk saling mendoakan kebaikan. (BENAR)
    (Pembahasan: Ini adalah momen yang penuh berkah. Tamu mendoakan tuan rumah, dan tuan rumah mendoakan perjalanan serta keselamatan tamu .)
  15. Lamanya waktu bertamu yang menjadi hak dan kewajiban tuan rumah untuk menjamu adalah tiga hari. Lebih dari itu adalah sedekah. (BENAR)
    (Pembahasan: Ini berdasarkan hadis Nabi ﷺ, “Menjamu tamu itu tiga hari, dan pelayanan yang istimewa adalah sehari semalam. Lebih dari itu adalah sedekah…” (HR. Bukhari dan Muslim) .)
  16. Pernyataan “Jika tidak ada izin, maka kembalilah. Itu lebih bersih bagimu” (QS. An-Nur: 28) menunjukkan bahwa memaksa masuk meski tidak diizinkan adalah dilarang. (BENAR)
    (Pembahasan: Ayat ini dengan tegas mengajarkan adab bagi tamu untuk kembali pulang jika tidak diizinkan masuk, sebagai bentuk menjaga kesucian dan privasi .)
  17. Adab Nabi ﷺ saat bertamu adalah berdiri tepat di depan pintu dan mengetuknya keras-keras agar segera dibukakan. (SALAH)
    (Pembahasan: Adab Nabi ﷺ adalah tidak menghadap tepat ke depan pintu, melainkan berada di samping kanan atau kirinya. Ini untuk menjaga pandangan dan privasi penghuni rumah .)
  18. Mengantar tamu sampai pintu adalah salah satu wujud syukur kepada Allah karena telah dikaruniai saudara dan silaturahmi. (BENAR)
    (Pembahasan: Ini merupakan implikasi dari keimanan dan rasa syukur atas kunjungan yang membawa berkah, sehingga dihormati dengan sebaik-baiknya .)
  19. Jika tamu sudah beranjak pergi, tuan rumah tidak perlu lagi memikirkannya dan boleh langsung masuk dan mengunci pintu. (SALAH)
    (Pembahasan: Tuan rumah dianjurkan untuk memandang tamunya hingga ia tidak terlihat lagi sebagai bentuk penghormatan .)
  20. Kisah Nabi Ibrahim AS yang menyambut tamu dengan hidangan anak sapi panggang menunjukkan pentingnya segera menghidangkan makanan dan mendekatkannya kepada tamu. (BENAR)
    *(Pembahasan: Dalam QS. Adz-Dzariyat: 24-27, diceritakan Nabi Ibrahim AS segera pergi ke keluarganya dan mendatangkan hidangan terbaik, lalu mendekatkannya kepada tamu .)*
  21. Tuan rumah boleh menyuruh tamu untuk pergi jika dirasa sudah terlalu lama bertamu. (SALAH)
    (Pembahasan: Menyuruh tamu pergi secara langsung dapat menyakiti hatinya. Sebaiknya tuan rumah memberikan isyarat halus atau jika terpaksa, sampaikan dengan bahasa yang sangat lembut. Namun, tamu yang baik seharusnya peka .)
  22. Mengantar tamu sampai ke luar rumah adalah tradisi lokal Arab, bukan ajaran Islam sehingga tidak perlu dilakukan di Indonesia. (SALAH)
    (Pembahasan: Meskipun bentuknya bisa disesuaikan, esensi mengantar tamu adalah bagian dari “memuliakan tamu” yang merupakan perintah universal dalam Islam, terlepas dari budaya lokal .)
  23. Tuan rumah yang baik tidak hanya mengantarkan tamu, tetapi juga mendoakannya di saat-saat terakhir perpisahan. (BENAR)
    (Pembahasan: Doa di saat-saat terakhir pertemuan adalah momen yang mustajab. Mendoakan tamu adalah penyempurna dari adab memuliakan tamu .)
  24. Tamu boleh membuka pintu sendiri dan langsung keluar tanpa berpamitan agar tidak merepotkan tuan rumah. (SALAH)
    (Pembahasan: Adab yang benar adalah berpamitan terlebih dahulu kepada tuan rumah. Tuan rumah kemudian akan mengantar, dan ini justru menjadi kebahagiaan tersendiri bagi tuan rumah karena bisa memuliakan tamu hingga akhir .)
  25. Memuliakan tamu termasuk tanda kesempurnaan iman seorang muslim. (BENAR)
    (Pembahasan: Sebagaimana disebutkan dalam hadis, memuliakan tamu adalah ciri orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir .)

LOZTOYS Poster Edukasi Suara Poster Bahasa Indonesia Inggris Arab Mainan Belajar Anak Wipe dan Clean

Baca juga:  Keutamaan Bicara yang Baik Atau Lebih Baik Diam
Belajar Bahasa Indonesia, Inggris & Arab jadi lebih mudah dan menyenangkan! ✨ Poster edukasi interaktif dengan suara jelas, warna cerah, dan banyak pilihan tema. Cocok untuk stimulasi anak sejak dini 💕

Referensi Utama:

  • Al-Qur’an dan Terjemahannya (QS. An-Nur, QS. Adz-Dzariyat, QS. Al-Hasyr)
  • Hadis Riwayat Bukhari & Muslim tentang hak muslim dan memuliakan tamu 
  • Syarah (penjelasan) dari para ulama seperti Imam Al-Ghazali, Imam An-Nawawi, dan Ibnu Katsir mengenai adab bertamu dan menerima tamu 

Kak Nurul Ihsan: Kreator 500 Judul Buku Anak
Berkarya sejak 1991 hingga saat ini, sudah lebih dari 500 buku anak dan buku pendidikan yang dihasilkan Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio. Profil dan karya buku Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio dapat dilihat di sini.

Spesifikasi
Judul: Seri Hadits Kecil: Berakhlak Baik, Yuk!
Penulis: Kak Nurul Ihsan
Ilustrator: Dini Tresnadewi
Desain layout: Herlan Ahmad
Jumlah Halaman: 32
Tanggal Terbit:
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Syaamil Kids

Baca juga:  Hadits Keutamaan Manusia yang Memulai Mengucapkan Salam

Sumber dan Kontributor Konten:
PT Sygma Examedia Arkanleema
Jl. Babakan Sari 1 No.71, Babakan Sari
Kec. Kiaracondong,
Kota Bandung,
Jawa Barat 40283
Telp. (022) 7203791
www.sdi.id

Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com


DOWNLOAD FULL EBOOK:
WA 0815 6148 165

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
?
Promo IKEA di Shopee
Furniture estetik harga hemat
Lihat
error: Content is protected !!
Spesial Belanja Pertama (1)