Ebook Anak

Samiri dan Debu Kuda Malaikat Jibril

 12,105,176 total views,  3,677 views today

Namun kemudian Samiri melanggar perintah Allah Swt.

Awalnya, Samiri adalah pengikut Nabi Musa as.

Namun kemudian, Samiri melanggar perintah Allah Swt.

Suatu hari, Samiri mengumpulkan perhiasan emas kaum Bani Israil.

Lalu semua perhiasan itu dilelehkan di atas api.

Setelah itu, Samiri melemparkan debu bekas telapak kaki kuda yang ditunggangi Malaikat Jibril ke lelehan emas yang sudah dibakar itu.

Samiri pun berseru, “Jadilah patung anak sapi!”

Maka dalam sekejap, lelehan emas itu berubah menjadi patung anak sapi.

Banyak kaum bani Israil yang mengikuti ajakan Samiri untuk menyembah patung anak sapi itu.

Nabi Musa as pun geram dan mengusir Samiri ke tempat yang jauh.

Patung anak sapi itu lalu Nabi Musa as bakar dan abunya dilemparkan ke tengah laut.

Allah Swt. pun mengazab Samiri di dunia dan akhirat.

Samiri  hidup menyendiri dan berpenyakit aneh.

Jika kulitnya disentuh oleh orang, Samiri merasa panas yang membakar.

Karena itulah Samiri hidup menyendiri dan selalu berseru, “Jangan sentuh kulitku!” 

Pesan Kisah

Menyembah patung adalah perbuatan musyrik yang dilarang agama. Musyrik perbuatan dosa yang tidak diampuni Allah Swt.

Siapa Samiri Itu?

  • Saat bayi, ibu Samiri meninggalkan Samiri di dalam sebuah gua.
  • Kemudian Allah Swt. mengutus Malaikat Jibril untuk merawat Samiri kecil.
  • Saat Nabi Musa as dan Nabi Harun as menyeberangi laut Merah, Malaikat Jibril ikut mendampingi mereka.
  • Saat itu, Malaikat Jibril menunggang kuda. Kemudian mengambil debu bekas telapak kaki kuda yang ditunggangi Malaikat Jibril. Debu itu kemudian dijadikan bahan untuk membuat patung anak sapi.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Naskah: Nurul Ihsan
  • Ilustrasi: Uci Ahmad Sanusi
  • Desain layout: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Kawan Kita (Jakarta, Indonesia)
  • Hak cipta/Copy right: Nurul Ihsan/cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *