Definisi Etimologi Islam
- Updated: April 24, 2026
![]()

📖 Printable Islamic & Educational eBook for Kids
✔ Bisa di-download
✔ Bisa di-print sendiri di rumah
✔ Cocok untuk belajar & aktivitas anak
Soal 1: Definisi Etimologi Islam
Pertanyaan: Dari segi bahasa (etimologi), kata “Islam” berasal dari akar kata “Salima” (سلم). Sebutkan minimal tiga makna fundamental yang terkandung dalam akar kata tersebut, serta kaitannya dengan konsep penyerahan diri kepada Allah!
Jawaban:
Tiga makna fundamental dari akar kata “Salima” adalah:
- Selamat dan Sejahtera (As-Salam)
- Damai (As-Silm)
- Tunduk, Patuh, dan Berserah Diri (Al-Istislam)
Kaitannya dengan konsep penyerahan diri adalah bahwa seorang Muslim sejati adalah orang yang menyerahkan diri sepenuhnya (pasrah) kepada kehendak Allah. Dengan kepasrahan ini, ia akan memperoleh keselamatan di dunia dan kedamaian di akhirat.
Pembahasan Super Lengkap:
A. Landasan Al-Qur’an & Hadis:
Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 112:
“Tidak demikian, bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri (aslama) kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
B. Pendapat Ulama 4 Mazhab & Bahasa:
Para ulama sepakat bahwa secara bahasa, Islam memiliki spektrum makna yang luas. Ibnu Mandzur dalam Lisanul Arab menjelaskan bahwa Islam mengandung makna kepatuhan (al-inqiyad) dan ketundukan (al-khudhu’).
- Mazhab Hanafi cenderung menekankan aspek “penyerahan diri” sebagai konsekuensi logis dari iman.
- Mazhab Syafi’i dalam kitab Al-Umm menekankan bahwa “Islam” secara bahasa adalah “agama yang diturunkan”, sementara secara istilah ia adalah kepatuhan lahiriah.
- Mazhab Maliki dan Hanbali melihat akar kata “Aslama” sebagai pintu masuk menuju keselamatan.
C. Kitab Klasik Terpercaya (Turats):
- Al-Qamus Al-Muhith oleh Fairuzabadi: Menegaskan bahwa Al-Islam adalah Al-Istislam (berserah diri).
- Ta’rifat oleh Al-Jurjani: Mendefinisikan Islam secara bahasa sebagai “ketundukan dan mengikuti perintah tanpa menolak”.
- Tafsir Al-Qurthubi: Menjelaskan bahwa kata “Islam” mengumpulkan makna merendahkan diri, tunduk, dan patuh kepada perintah Allah.
D. Aplikatif (Untuk Pelajar & Masyarakat):
Seorang siswa yang sedang belajar tidak akan panik saat ujian jika ia telah “berserah diri” setelah belajar keras, karena ia yakin hasilnya adalah yang terbaik dari Allah. Ini adalah implementasi kecil dari makna “Islam” sebagai ketenangan dan kepasrahan.




















































