Ebook Anak

Imam Nasai Wajahnya Bersinar Seperti Lampu

 12,019,772 total views,  139 views today

Salah satu karyanya, termasuk ke dalam kelompok buku hadits utama yang enam, yaitu Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi, dan Nasa’i.

Abu Abdirrahman Ahmad bin Syu’ib bin Ali bin Bahar bin Sinan bin Dinar an Nasa’i atau Imam Nasa’i.

Imam Nasa’i lahir di desa Nasa’ di daerah Khurasan pada tahun 215 H.

Imam Nasa’i berwajah tampan, bersih, dan segar. Orang yang melihat wajahnya seakan-akan melihat lampu yang bersinar.

Imam Nasa’i seorang sosok yang karismatik, tenang, dan berpenampilan sangat menarik.

Imam Nasa’i sangat memperhatikan keseimbangan dirinya dari segi makanan, pakaian, minum sari buah yang halal, dan banyak makan ayam.

Termasuk Penulis Enam Hadist Utama

Imam Nasa’i termasuk salah satu ulama hadits yang terkemuka.

Salah satu karyanya, termasuk  ke dalam kelompok buku hadits utama yang enam, yaitu Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi, dan Nasa’i.

Keenam buku hadits ini dikenal paling sahih yang pernah dihasilkan para ulama hadits sampai saat ini.

Sejak kecil, Imam Nasa’i sudah mulai menghafal Al-Qur’an dan mempelajari ilmu-ilmu agama.

Imam Nasa’i memiliki daya ingat yang kuat dan terkenal sangat teliti.

Imam Nasa`i mempunyai hafalan dan kepahaman yang jarang dimiliki oleh orang-orang pada zamannya.

Mengembara Sejak Kecil

Saat berusia 15 tahun, Imam Nasa’i telah mengembara untuk menimba ilmu dan belajar hadits di Hijaz, Irak, Syam, Mesir, dan Jazirah.

Kepada ulama-ulama negeri tersebut, Imam Nasa’i belajar hadits dan ilmu agama lainnya.

Di antaranya, Imam Nasa’i pernah berguru pada ulama ahli hadits yang sangat masyhur saat itu, yaitu Imam Abu Dawud dan Imam Tirmidzi.

Selain seorang ulama hadits, Imam Nasa’i juga dikenal sebagai ahli fikih yang berwawasan luas.

Seperti halnya para imam dan periwayat hadits lainnya, Imam Nasa’i seorang yang sangat  tekun, disiplin, dan ulet.

Sehingga Imam Nasa’i banyak menghasilkan tulisan seputar hadits yang mengagumkan.

Salah satu karyanya di bidang hadits yang terkenal adalah Sunan Al Kubro atau Sunan An Nasa’i.

Imam Nasa’i wafat  pada hari Senin tanggal 13 Shafar 303 H (915 M) di Ramlah, Syria.

Jenazahnya lalu dibawa ke Mekkah dan dimakamkan di sebuah tempat, antara Shafa dan Marwa.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *