Ebook Anak

Makam Raja Najasyi Bercahaya

 11,754,696 total views,  3,046 views today

Namun, kemudian petir menyambar istana dan membunuh raja pengganti ayahnya.

Dulu, sebelum menjadi raja negeri Habasyah, Ashamah bin Abjar sempat diusir oleh komplotan pembunuh ayahnya.

Namun, kemudian petir menyambar istana dan membunuh raja pengganti ayahnya.

Akhirnya, rakyat sadar.

Bahwa hanya Ashamah bin Abjar yang pantas memimpin mereka.

Maka, Ashamah bin Abjar pun dipanggil kembali dan diangkat menjadi raja.

Rakyat menjulukinya “Najasyi”.

Di bawah pemerintahannya, Habasyah mencapai masa kemakmuran dan keadilan.

Mengungsi ke Negeri Habasyah

Saat umat Islam dimusuhi, diancam, dan ditindas kaum kafir Quraisy, maka Rasulullah Saw memerintahkan sebagian sahabat untuk berhijrah ke negeri Habasyah.

Sesampainya di sana, mereka merasa aman dan bisa menikmati hidup, tanpa seorang pun mengusik mereka.

Raja Najasyi Masuk Islam

Akan tetapi,kaum Quraisy kemudian mencium keberadaan mereka dan mengutus ‘Amr bin ‘Ash serta Abdullah bin Abi Rabi’ah ke Habasyah.

Mereka membawa beragam hadiah kepada Raja Najasyi dan membujuknya untuk menyerahkan kaum Muslim yang mengungsi ke Negeri Habasyah.

Untungnya, Raja Najasyi menolak.

“Tidak, aku tidak akan menyerahkan mereka, sampai aku mendengar apa yang mereka katakan dan tahu apa yang mereka yakini,” kata Raja Najasyi. 

Kemudian Raja Najasyi bertanya kepada kaum Muslim, “Agama apakah kalian ini, sehingga kalian meninggalkan agama kaum kalian dan tidak juga masuk ke dalam agama kami?”

Mendengar pertanyaan ini, Ja’far bin Abi Thalib, menjawab.

“Sesungguhnya Allah Swt telah mengutus seorang rasul di tengah kami.”

“Namanya Muhammad. Kerasulannya telah dikabarkan oleh Isa bin Maryam as jauh sebelumnya.”

“Muhammad menyeru kami kepada Allah untuk menyembah dan meng-esakan-Nya.” lanjut Ja’far bin Abi Thalib.

Najasyi bertanya, “Apakah engkau mempunyai sesuatu yang dibawa rasulmu dari Tuhannya?”

Ja’far bin Abi Thalib pun kemudian membacakan surat Maryam ayat 16 sampai 24.

Setelah menyimak lantunan ayat-ayat itu, Raja Najasyi dan para pendeta menangis.

“Demi Allah, aku sama sekali tidak akan menyerahkan mereka kepada kalian,” seru Raja Najasyi yang akhirnya kemudian memeluk Islam.

Makam Raja Najasyi Bercahaya

Raja Najasyi meninggal pada bulan Rajab 9 H.

Saat kematiannya, Rasulullah Saw melaksanakan sholat ghaib yang merupakan sholat gaib pertama yang dipimpin langsung oleh Rasulullah.

Aisyah binti Abu Bakar melaporkan, bahwa saat itu makam Raja Najasyi terlihat bercahaya.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *