Ebook Anak

Rafi bin Khudaij & Samurah bin Jundub Sang Pemanah Cilik

 11,899,815 total views,  1,871 views today

Kemudian Rafi bin Khudaij pun memperlihatkan kepandaiannya memanah di depan Rasulullah Saw dan para sahabat Rasul lainya.

Ketika pasukan Muslim akan berangkat ke Perang Uhud, Rasulullah Saw terkejut melihat beberapa anak ikut dalam pasukan.

Rasulullah Saw kemudian membujuk mereka pulang.

Di antara mereka hanya Rafi bin Khudaij yang tidak mau pulang.

Rafi bin Khudaij berlari menemui ayahnya, Khudaij, yang ada dalam barisan pasukan Muslim.

Rafi bin Khudaij meminta ayahnya menemui Rasul Saw.

“Ya, Rasulullah, Rafi bin Khudaij pandai memanah.”

“Izinkanlah Rafi bin Khudaij ikut berjihad.”

“Mudah-mudahan kepandaiannya itu dapat menambah kekuatan pasukan kita,” bujuk Khudaij.

“Coba, engkau perlihatkan kepandaianmu dalam memanah itu,” suruh Rasulullah Saw pada Rafi bin Khudaij.

Kemudian Rafi bin Khudaij pun memperlihatkan kepandaiannya memanah di depan Rasulullah Saw dan para sahabat Rasul lainnya.

Siuuung!

Anak panah itu melesat kencang dan…. PLEK!

Tepat mengenai sasaran.

Subhanallah, Rasulullah Saw dan para sahabat pun berdecak kagum melihatnya.

Dulu, Rafi bin Khudaij sebenarnya pernah menemui Rasulullah Saw agar diizinkan ikut berjihad, tapi beliau keberatan karena Rafi bin Khudaij masih sangat muda.

Namun, kali ini Rasulullah Saw mengizinkan Rafi bin Khudaij ikut berjihad.

Melihat Rafi bin Khudaij diizinkan ikut berjihad, anak lainnya bernama Samurah bin Jundub, segera mengajak ayah tirinya, Muray bin Sinam, menemui Rasul Saw untuk menyampaikan keinginannya ikut berjihad juga.

Rasulullah Saw memanggil Samurah bin Jundub, “Wahai Samurah bin Jundub, jika engkau mampu mengalahkan Rafi, aku izinkan engkau ikut berjihad.”

Badan Samurah bin Jundub lebih besar dibanding Rafi bin Khudaij.

Rasulullah Saw kemudian menyuruh mereka untuk bergulat.

Samurah bin Jundub dan Rafi bin Khudaij saling menyerang dan menjatuhkan.

Rafi bin Khudaij yang berbadan kecil, tidak mampu mengimbangi kekuatan Samurah bin Jundub.

BUM! GEDEBUM!

Berkali-kali, Rafi bin Khudaij dijatuhkan Samurah.

Setelah melihat kekuatan Samurah bin Jundub, barulah Rasulullah Saw mengizinkan Samurah bin Jundub ikut berjihad.

Pengorbanan Rafi dan Samurah

Dalam Perang Uhud itu, kaum Muslim mengalami kekalahan.

Kekalahan tersebut disebabkan ketidakpatuhan sebagian pasukan pemanah Muslim kepada perintah Rasulullah Saw.

Sementara itu, Rafi bin Khudaij dan Samurah bin Jundub terluka cukup parah.

Dada Rafi bin Khudaij pun terkena panah.

Tapi, alhamdulillah panah tersebut dapat dicabut dan luka-lukanya dapat diobati. 

Bukan hanya Rafi bin Khudaij dan Samurah bin Jundub saja yang terluka.

Rasulullah Saw pun terluka cukup parah.

Wajah Rasulullah Saw terkena bidikan panah musuh sehingga beberapa giginya patah.

Untungnya, saat itu Allah mengirimkan Malaikat Jibril dan Malaikat Mikail untuk menyelamatkan Rasulullah Saw.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *